Latest News
Selasa, 02 Oktober 2018

Nasib Nelayan Pantai Kenjeran Makin Miris


Surabaya-Berita Independent
 
Kondisi nasib para nelayan di pantai Kenjeran Surabaya semakin miris. Pasalnya, pasca tidak berfungsinya jembatan besar di Kenjeran serta meluapnya lumpur basah di sekitar pantai,  mata pencaharian mereka masih belum jelas.

Warsito, ketua kelompok nelayan surabaya yang mengkoordinir lebih dari 100 nelayan, dan juga menghimpun 600 nelayan di Kecamatan Bulak mengatakan, Posisi nelayan saat ini mayoritas, sebagai pencari ikan namun makin hari semakin banyak yang beralih profesi, yakni sebagai pemilik jasa persewaan perahu.
 
“Namun, mata pencaharian kami sekarang, beralih jasa persewaan perahu. Karena kami tidak bisa mencari ikan dengan kondisi lumpur basah yang semakin tinggi dan menjalar sampai hampir jauh dari pantai,” tuturnya. Senin, (01/10).

Ditambah lagi banyaknya wisatawan yang datang untuk penasaran mengarungi laut dengan perahu yang mereka sewakan, tidak bisa bisa digunakan. Karena perahu tidak bisa masuk dan keluar dari banyaknya lumpur basah yang memuka dekat pantai.

“Jembatan Surabaya yang di Kenjeran itu sudah tidak difungsikan lagi, entah kenapa sudah tidak digunakan lagi bagi kendaran yang melintasinya,” ucap salah satu nelayan saat cangkruk santai dengan LSM Saya Indonesia di Taman Kenjeran lama.

Kononnya, proses pembangunan jembatan tersebut menelan biaya sampai 270 miliar, saat dibangunpun, dermaga lama para nelayan dipotong. Karena dengan alasan menganggu proses pembangunan jembatan.

Dengan serentak, harapan semua nelayan yang berkumpul disana, berharap dermaga lama bisa difungsikan kembali supaya bisa melakukan aktivitasnya di saat air surut.

“Sia-sia jika jembatan megah dan menelan banyak biaya itu dinon-fungsikan karena ada alasan banyaknya kecelakaan dari trek-trekan atau balapan liar yang dilakukan warga sekitar Kenjeran,” ujar Ketua Umum LSM Saya Indonesia, Eka Septia Darmawan.
 
Dari hasil pertemuan tersebut, muncul pertanyaan untuk mencari solusinya, “Bagaimana nasib para nelayan untuk menafkahi keluarganya dan sikap tegas Pemerintah Kota Surabaya atas semua kejadian ini,” pungkas  pria yang disapa akrab EkaHope tersebut sembari meninggalkan pertanyaan yang tidak akanpernah tahu apa jawabannya. 
 
(arianto)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Item Reviewed: Nasib Nelayan Pantai Kenjeran Makin Miris Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent