Latest News
Rabu, 17 Oktober 2018

Disbudpar Kab. Bogor Ciptakan SDM Pariwisata Profesional


Kab. Bogor-Berita Independent

Demi meningkatkan SDM Pariwisata yang profesional Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor menggelar Pelatihan Peningkatan SDM Usaha Makanan dan Minuman dengan mengangkat tema "Excellent Service" bagi Pramusaji yang berlangsung pada tanggal 16-19 Oktober 2018 di Hotel New Ayuda Puncak, jalan Raya Puncak Km 17 Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Pada hari pertama kegiatan, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor Budi Sulistyo mengatakan,  dirinya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor dengan adanya pelatihan ini, sehingga para Pramusaji lebih mengetahui bagaimana memberikan pelayanan yang memuaskan bagi tamu (excellent service).

"Pada jaman sekarang ini diperlukan tenaga-tenaga terampil, tenaga yang bersertifikat, karena diluar daerah dan negara lain tenaga-tenaga itu pilihan, oleh karena itu diperlukan pelatihan-pelatihan seperti saat ini untuk menciptakan tenaga Pariwisata yang profesional," ujarnya di sela-sela kegiatan, Selasa (16/10/2018).

Menurutnya, dengan adanya pelatihan ini para peserta tidak akan ketinggalan dengan daerah dan negara lain dan jika perlu untuk pelatihan selanjutnya kuota peserta ditambah dan otomatis perlu juga tambahan anggaran, karena tenaga kerja pariwisata di Kabupaten Bogor ada ribuan orang.

"Dalam setahun hanya 100-an orang yang mendapatkan pelatihan peningkatan SDM dalam beberapa kategori. Hal ini perlu menjadi perhatian khusus Pemerintah daerah," ungkap Budi.

Lanjutnya, jika perlu bagi masyarakat-masyarakat yang ada disekitar lokasi pariwisata diberikan pelatihan sehingga dapat menambah wawasan bagaimana pelayanan yang baik sehingga tamu dapat merasa nyaman dan aman.

"Karena sebagian besar masyarakat yang ada dilingkungan Hotel yang dipekerjakan, sehingga dengan adanya pembinaan kemampuan mereka dibidang  pariwisata meningkat," tutur Budi.

Ditempat yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Kemitraan, SDM dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor Sugiono, menuturkan dengan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, kemampuan, motivasi, inovasi dan kreatifitas yang tinggi dalam penerapan keterampilan, sesuai bidangnya amanat undang-undang semua tenaga pariwisata harus profesional, dan berkompeten.

"Pramusaji yang profesional dapat melakukan aktifitas tugasnya dengan berpedoman pada standar dasar pelayanan yang berlaku secara internasional dan dapat menerapkan akan suatu disiplin ilmu dari pelatihan yang didapat saat ini sehingga menjadi keahlian khusus untuk mendukung tugasnya dalam memberikan pelayanan makan dan minum kepada tamu," ujarnya.

Sugiono menambahkan, memasuki tahun 2016 menuntut Indonesia untuk masuk pada pada era (Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), namun hal tersebut bukan sesuatu yang menakutkan tapi harus bisa bersaing dan bagaimana sekarang dapat membangun networking dengan berbagai pihak.

"Seperti sekarang pihak Podomoro menawarkan dimana setiap akhir kegiatan Food and Beverage nantinya ada kunjungan ke level hotel berbintang diluar Bogor, dan bagaimana pelayanan dalam hal table manner untuk peserta, " ungkapnya.

Pihak PHRI dan Podomoro sudah berkomitmen kepada teman-teman, siap membantu dan menggratiskan untuk 20 orang dalam dua sesi, dan bagi para calon peserta nantinya yang akan dikoordinir oleh PHRI Kabupaten Bogor untuk mengikuti pelatihan gratis. Disbudpar hanya memfasilitasi dalam hal kemitraan dengan kaitan standar pelayanan dalam hal ini kita juga dapat melaksanakan dengan mandiri tanpa harus dari anggaran APBD.

"Walaupun anggaran APBD itu wajib untuk menunjang kegiatan untuk peningkatan SDM pramusaji yang profesional, karena pengusaha pariwisata telah memberikan kontribusi untuk pendapatan daerah, apalagi PAD pariwisata yang ada di Kabupaten Bogor urutan kedua terbesar, " imbuh Sugiono.

Jadi sudah keharusan bagaimana Pemerintah Daerah dapat memberikan rekontribusi kembali kepada pihak hotel dan lingkungan seperti dengan supplier dan masyarakat bermitra dalam konteks pendukung pariwisata dan hotel.

"Sehingga SDM Pariwisata harus selalu mengikuti perkembangan jaman, dan ketika mereka sudah pintar dan keluar dapat menjadi kebanggaan bukan kerugian," pungkasnya Sugiono.

Diakhir, Sugiono meminta kepada berbagai pihak untuk membangun Pariwisata di kabupaten Bogor, salah satu usaha dengan meningkatkan pelayanan garda terdepan, yaitu Front Office (FO), Housekeeping dan Food & Beverage (F&B).

(Rieke)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Item Reviewed: Disbudpar Kab. Bogor Ciptakan SDM Pariwisata Profesional Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent