Latest News
Kamis, 13 September 2018

Kejari Cikarang Segera Usut Mafia Penjual TKD Sriamur


Kabupaten Bekasi-BI

Geram karena Tanah Kas Desa (TKD) di klaim oleh pihak pengembang perumahan yang di motori oleh mafia tanah, masyarakat Sriamur, kecamatan Tambun Utara, kabupaten Bekasi akhirnya melaporkan hal ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Cikarang.

TKD yang selama ini dijadikan lahan bertani sebagai mata pencaharian masyarakat Sriamur ini rencananya akan disulap menjadi kawasan perumahan oleh pihak developer HDP yang diduga telah mengantongi izin pembangunan dari Pemkab. Bekasi

Diduga aksi mafia tanah atas TKD seluas 90 Ha ini  juga didukung oleh kepala desa Siramur.

Sontak hal ini membuat masyarakat Siramur memutuskan membuat laporan langsung ke Intel Kejari Cikarang.

Seperti yang diutarakan oleh salah seorang pelapor mewakili masyarakat Sriamur yang tidak mau disebutkan namanya ini mengatakan tanah yang awalnya berstatus sebagai TKD ini diduga telah diperjual belikan oleh kepala desa kepada pihak pemgembang dari HDP.

"Untuk itu, kami sebagai masyarakat desa Sriamur meminta kepada Kasie Intel Kejari Cikarang untuk segera mengusut tuntas adanya dugaan tamah berstatus TKD  Sriamur yang telah diperjual belikan," tutur warga tersebut dihadapan media, kemarin.

 Lebih lanjut warga tersebut menambahkan, masyarakat Sriamur  akan tetap berupaya meminta keadilan kepada penegak hukum baik itu dari kepolisian maupun kejaksaan.

"Kami yakin ada indikasi kepala desa Sriamur ikut bersekongkol dengan pengembang HDP agar Tanah Kas Desa Sriamur dijadikan  kawasan perumahan. Terlebih lagi, pihak pengembang melakukan pembangunan yang tidak sesuai harga ganti rugi atas tanah yang sudah kami garap," tegasnya.

Ditambahkannya, masyarakat yang dari kalangan petani ini juga merasa akan menjadi pengangguran karena aktifitas bertani mereka yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun akan berhenti total.

Kasie Intel Kejari Cikarang, Herdin saat di minta tanggapan terkait laporan masyarakat Sriamur mengaku sangat apresiasi dan akan mempelajari berkas laporannya terlebih dahulu.

"Kami berterima kasih atas adanya laporan dari masyarakat terkait adanya indikasi TKD Sriamur yang di perjual belikan. Namun kami sebagai Intel Kejari Cikarang akan menela'ah dan mencari fakta hingga lengkap sehingga bisa disimpulkan apakah ada pelanggaran atas laporan masyarakat terkait lahan TKD yang diperjual belikan. Jika terdapat pelanggaran maka kami akan melakukan pemanggilan dan segera memproses penyidikan, "ujar Herdin.

Sementara pihak pengembang HDP, diduga sampai saat ini belum mengantongi izin mendirikan perumahan di wilayah Desa Sriamur.

( asep-iful )
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Item Reviewed: Kejari Cikarang Segera Usut Mafia Penjual TKD Sriamur Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent