Latest News
Jumat, 28 September 2018

Gara-Gara Depresi, Anggota DPRD NTT Resmi Jadi Tersangka Narkoba

 
Poto; Illustrasi

Jakarta-Berita Independent

Belum reda perbincangan masyarakat terkait maraknya anggota dewan yang terlibat kasus hukum, khususnya narkoba, kini kembali satu orang anggota dewan kedapatan mengonsumsi shabu-shabu dan ekstasi. Figur anggota dewan yang seharusnya menjadi panutan dan tempat mengadu masyarakat, kembali tercoreng.

Seperti yang baru-baru ini dilakukan penyidik Polres Metro Jakarta Barat yang berhasil menangkap Oktavianus Holo (OH), anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama teman wanitanya, HH terkait penyalahgunaan narkoba di salah satu hotel kawasan Tamansari pada Senin (24/9) lalu.

"OH (46 th) bersama teman wanitanya, HH  resmi ditahan. Kedua tersangka itu kedapatan sedang berpesta shabu dan dengan barang bakti Shabu seberat 0,27 gram dan juga pil ekstasi," tegas Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Erick Frendiz di Jakarta, Kamis (27/9/2018).

 Lebih lanjut Erick menambahkan, selain menyesal, hasil pemeriksaan urine OH dan HH juga terbukti sebagai pengguna narkoba dengan kandungan MDMA (ekstasi) dan Methamphetamine.

Sementara, OH mengaku telah mengonsumsi shabu selama dua tahun lantaran dia depresi anaknya meninggal mendadak sejak dua tahun lalu.

Sebelumnya, anggota Polres Metro Jakarta Barat menangkap Oktavianus dan seorang wanita HH di salah satu hotel kawasan Tamansari pada Senin (24/9). Dari hasil pengembangan, polisi meringkus UR alias Umay dan YI yang diduga memasok shabu kepada OH.
Sementara Kanit II Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKP Arif Oktora menambahkan, UR merupakan residivis dan sudah berpengalaman dalam  melakukan transaksi shabu.

"Tersangka UR adalah seorang penjual sabu di Jakarta dan sekitarnya. Dia sudah berpengalaman di bidang ini (penjualan sabu) selama dua tahun lebih. Mantan narapidana atau residivis untuk kasus narkoba. Dia baru keluar penjara tahun 2017 di Jakarta. Kami akhirnya mencari penjual shabu ke UR. Hasi pengembangan kasuspun kami dapat, kepolisian berhasil menangkap pelaku lainnya bernisial YI  saat berada di dalam angkot di kawasan Mangga Besar dan menyita sabu siap pakai," katanya.

Ketiga pelaku, OH, HH dan UR dikenakan Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan diancam hukuman maksimal 12 tahun di bui.

(Jup)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Item Reviewed: Gara-Gara Depresi, Anggota DPRD NTT Resmi Jadi Tersangka Narkoba Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent