Latest News
Kamis, 09 Agustus 2018

Pelaksanaan PTSL Kelurahan Gunung Batu Di Duga Rawan Pungli


Kota Bogor-Berita Independent
 
Persiapan pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Bogor, sudah dilakukan BPN Kota Bogor sejak triwulan akhir tahun 2017 bekerjasama dengan pihak Kecamatan, Kelurahan dan Pokmas Dartibnah. Dan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan program PTSL BPN telah membentuk  10 tim yang tersebar di kelurahan-kelurahan, Kecamatan Bogor Barat dan Bogor Selatan . Dari target PTSL 2018 yang berjumlah 60.000 bidang tanah, sebanyak 40.000 telah dilaksanakan oleh ASN dan dibantu pihak ketiga yang melaksanakan pengukuran sebanyak 20.000 bidang tanah.

Namun sungguh ironis program yang telah dicanangkan pemerintah ini dikotori oleh oknum-oknum yang diduga melakukan pungutan liar (Pungli) dalam pelaksanaan program PTS. Meski proyek nasional ini dikenakan biaya administrasi pendaftaran sesuai ketentuan yaitu sebesar Rp 150 ribu, dibebankan kepada warga yang mengajukan PTSL,  namun kabarnya warga masih tetap dipungut biaya administrasi jauh dari ketentuan yang telah ditetapkan bahwa proses pembuatan PTSL semuanya sudah ditanggung oleh BPN dan Pemerintah Kota Bogor, hanya proses adimistrasi saja yang dibebankan kepada pemilik tanah, ketentuan itu juga mengacu kepada Peraturan Walikota (Perwali) Bogor.

Seperti yang dialami warga Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat yang dimintai oleh oknum yang melakukan pungli, warga tersebut diminta untuk membayar sebesar Rp1,5 jt agar pembuatan sertifikat tanah miliknya lancar.
 
"Intinya warga diminta biaya dari Rp 500 ribu sampai dengan Rp 2.500 ribu bahkan lebih untuk biaya pembuatan sertifikat tanah padahal setiap tahun saya dan kebanyakan warga lainnya yang mengajukan PTSL ini rutin membayar pajak” ujar warga yang tidak ingin disebutkan namanya itu.

Sementara itu warga lainnya mengatakan, "Warga yang diminta untuk membayar tidak diberikan bukti pembayaran berupa kwitansi tapi mau tidak mau saya membayar juga sebab jika tidak membayar pengajuan pembuatan,  sertifikat saya dibatalkan," terangnya.

Sementara Supyawan selaku Lurah Gunung Batu tidak memberikan keterangan terkait permasalahan yang dihadapi warga dalam pengurusan PTSL. 

Dengan banyaknya kasus dugaan pungli pada proses pelaksanaan program PTSL kedepan BPN mempunyai tugas untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa tidak diperbolehkan melakukan pungutan PTSL melebihi aturan perwali (Rp150 ribu) dan masyarakat harus kritis jika menemukan kejanggalan atau ada oknum yang melakukan pungli segera laporkan.

(Rully)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Item Reviewed: Pelaksanaan PTSL Kelurahan Gunung Batu Di Duga Rawan Pungli Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent