Latest News
Selasa, 07 Agustus 2018

Pedagang Kaki Lima Pasar Tambun Minta Kejelasan Nasib Usahanya


Bekasi - Berita Independen

Setiap pedagang pasar tradisional, pasar modern, dan pedagang kaki lima berhak mendapatkan pelayanan, penataan dan pembinaan yang adil, transparan, dan proposional dari pemerintah daerah, demi  menjalankan dan mengembangkan usahanya di pasar tradisional yang setiap saat menjadi salah satu sarana ekonomi sekalligus menjadi tolok ukur  dalam peningkatan pendapatan ekonomi suatu daerah.

Seperti halnya yang dirasakan Aceng, salah seorang pedagang kaki lima yang sehari seharinya mengais rejeki di pasar Tambun.

"Saya berdagang di pasar Tambun sudah belasan tahun, tiba tiba harus dipindah tanpa ada penjelasan dari pihak pengelola dan anehnya lagi tempat lama saya diisi pedagang baru."

Lebih lanjut Aceng menerangkan, selama berjualan di pasar tersebut, dia telah mengikuti aturan yang sudah disepakati dalam surat perjanjian.

"Kalau masih sebulan atau dua bulan saya dagang disini, ya saya akan terima jika dipindahkan apabila saya melakukan pelanggaran. Tapi kan saya sudah lama dan sudah belasan tahun. Setiap harinya saya selalu melakukan pembayaran restribusi sebesar Rp5000 dan jika dikalikan dalam sebulan sudah Rp450rb. Namun hak saya sebagai pedagang masih diusik, dan semua pedagang juga merasakan demikian. Otomatis kami merasa terusik jika dipindahka," tegas Aceng kepada Berita Independent beberapa waktu lalu saat mengunjungi lokasi pasar.








Sementara ditempat yang sama, salah seorang petugas parkir pasar bernama Iwan juga mengeluarkan uneg-unegnya. Menurutnya, permasalahan sampah juga menjadi polemik.

"Saran saya sih, tempat sampah didepan jangan dibongkar, karena itu sudah rapi. Jadi pedagang pasar tidak jauh-jauh membuang sampahnya, jadui tidak berantakan. Seperti yang dirasakan oleh para pedagang lama didepan pasar Tambun, mereka kan pedagang lama yang sudah melakukan pembayaran restribusi sudah bertahun-tahun demi mengikuti aturan yang diberlakukan oleh pengelola pasar. Dan terus terang saja, jika pedagang pasar lama itu dipindahkan, otomatis saya sebagai petugas parkir akan mengalami penurunan omset, dan itu artinya setoran restribusiu saya akan turun juga," tutur Iwan.

Diakhir perbinangan, Iwan berharap agar pihak pengelola pasar Tambun bisa mempertimbangkan rencana perubahan pemindahan lokasi berdagang para pedagang kaki lima.

(Ipul)

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Item Reviewed: Pedagang Kaki Lima Pasar Tambun Minta Kejelasan Nasib Usahanya Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent