Latest News
Jumat, 03 Agustus 2018

Oknum Pengawas Disdik Provinsi Jabar Lecehkan Profesi Wartawan

Poto: Istimewa

Kabupaten Bekasi-Berita Independent

Sejatinya,  Kode Etik Pegawai Negeri Sipil dalam melaksanakan tugas kedinasan dan kehidupan sehari-hari wajib bersikap dan berpedoman pada etika dalam bernegara, berorganisasi, bermasyarakat serta terhadap diri sendiri dan sesama Pegawai Negeri Sipil. Hal ini susai dengan Peratguran Pemerintah Tentang Jiwa Korps dan Kode Etik PNS, yskni Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004. Itu artinya, setiap PNS harus memiliki sifat-sifat terpuji dan rendah hati serta beretika.

Lain halnya yang dilakukan oknum Pengawas dari Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa barat terhadap salah seorang wartawan dari media nasional, Budi Hermawan  baru-baru ini.
 

Kepada rekan media, pria yang akrab disapa Budi ini menjelaskan, saat itu beliau berkunjung ke SMAN 1 Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi, Jawa Barat untuk bertemu dengan Kepala sekolah. Sesampainya di lingkungan sekolah, Budi disambut ramah oleh humas sekolah, Anca.

"Saat itu saya disuruh menunggu oleh pak Anca, karena didalam sedang ada pertemuan antara kepala sekolah dengan pengawas dari Disidik Provinsi Jawa barat. Dan akhirnya saya pun siap menunggu," terang Budi kemarin.

Lebih lanjut Budi menjelaskan, "Tidak berapa lama, pengawas dari Disdik Provinsi Jabar pun keluar. Dan anehnya, pengawas itu sambil berjalan keluar membentak dan menanyakan maksud dan tujuan saya datang ke sekolah dan mengatakan, 'saya pengawas dari provinsi, Anda seorang wartawan masa tidak tahu, coba dong Anda lihat di Permen Tupoksi Pengawas, Anda kan wartawan, ko nanya, ini kalau saya jelaskan bisa sampai tiga hari tidak akan habis, bagaimana sih. Banyak wartawan yang ada di sini datang ke sekolah sangat menggangu kinerja kegiatan belajar mengajar guru-guru yang ada  di sekolah, coba aja tanya Wakaseknya tuh' kata oknum pengawas itu sambil berlalu masuk mobilnya," terang Budi saat menanyakan tupoksi Pengawas mendatangi sekolah yang akhiurnya mendapat jawaban ketus dari sang pengawas Disdik Jabar.
 
Perlakuan kurang mengenakan tersebut, menurut Budi merupakan pelecehan terhadap profesi wartawan. Terlebih oknum pengawas itu menantang saat Budi mengatakan pernyataan oknum Pengawas itu direkam olehnya.

"Silahkan saja Anda rekam. Bahwa wartawan semuanya yang datang sangat mengganggu proses belajar dan mengajarnya guru-guru disini, wartawan macam apa kamu? Tanya saja tuh Wakaseknya," cerita Budi.

Ardiansyah yang biasa disapa Pa Anca selaku Humas yang menyaksikan langsung ucapan kata-kata kasar oknum Pengawas dari Provinsi  saat ditanya siapa nama pengawas tersebut, nampak ragu menjelaskan nama oknum pengawas tersebut,  dan  mengatakan, terkait kedatangan pengawas dari Provinsi sudah hal biasa. "Ya seperti biasa, hanya rapat standar mengenai sekolah."

Saat ditanya buku tamu untuk mengetahui siapa nama pengawas dari Provinsi ia menjawab. "Namanya ada di buku tamu, tapi udah saya simpan di TU, sudahlah bang kita kan teman, lagian untuk apa sih di permasalahkan," tambahnya

Hingga berita ini di turunkan, Budi  belum bisa menemui Kasek SMAN I Kedungwaringin Ahkmad Sayuti untuk meminta penjelasan terkait nama Pengawas dari Provinsi Jawa Barat yang arogan tersebut. 
 
(Asep )
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Item Reviewed: Oknum Pengawas Disdik Provinsi Jabar Lecehkan Profesi Wartawan Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent