Latest News
Jumat, 03 Agustus 2018

BNNK Bogor - MAPAN RI Bersinergi Berantas Narkoba

Kabupaten Bogor-Berita Independent 
 
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor menggelar Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tingkat Kabupaten Bogor, bertempat di halaman kantor BNN Kabupaten Bogor, pada Selasa lalu.  Hadir dalam kesempatan tersebut Staf Ahli Bidang sosial dan Ekonomi Pemerintah Kabupaten Bogor, Ridwan Syamsudin yang secara langsung membuka acara tersebut.

Dalam sambutannya Ridwan mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah bersinergi dengan BNN Kabupaten Bogor, jajaran kepolisian dan berbagai pihak lainnya yang berkompeten dalam melaksanakan berbagai langkah serius dan tegas untuk menyelamatkan anak bangsa dari penyalahgunaan Narkoba serta menanggulangi berbagai permasalahan Narkoba secara nyata.

“Semoga upaya-upaya yang telah, sedang dan akan dilakukan dalam memerangi Narkoba tersebut berhasil menguatkan ketahanan masyarakat dari gempuran pengaruh Narkoba dari semua lini serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mencegah diri, keluarga dan lingkungan sosialnya dari penyalahgunaan dan peredaran Narkoba,” katanya.

 
Ia juga menambahkan Pemerintah Kabupaten Bogor memiliki komitmen yang kuat untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaraan Narkoba, baik melalui program pencegahan dan tindakan pemberantasan, maupun melalui upaya rehabilitasi korban penyalahgunaan Narkoba, apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya terhadap BNN Kabupaten Bogor yang selama ini telah berupaya melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba, tes urine bagi aparatur Pemerintah dan warga masyarakat, serta melaksanakan operasi penangkapan pelaku penyalgunaan dan peredaran Narkoba berkerjasama dengan aparat penegak hukum.

“Mengingat penyalahgunaan Narkoba bukan semata-mata merupakan tindangan penyimpangan hukum, akan tetapi berkaitan dengan aspek kesehatan moral dan spiritual, uapaya lainnya yang sangat penting adalah program rehabilitasi terhadap penyalahguna narkoba, baik rehabilitasi rawat jalan maupun rehabilitasi rawat inap,” ungkapnya.

Ridwan juga memaparkan sinergi yang telah terbangun antara BNNK dengan Dinas kesehatan melalui pemberdayaan komponen masyarakat institusi penerima wajib lapor, yaitu klinik pratama BNNK Bogor, puskesmas Citeureup dan Cibinong serta non institusi penerima wajib lapor yang berkerjasama dengan BNN Kabupaten bogor Bogor, kiranya memberi harapan akan pemulihan para residen atau pasien penyalahguna Narkoba hingga dapat beraktivitas kembali di tengah masyarakat secara wajar sebagai sumberdaya yang sehat dan berkualitas.

Sementara itu, Kepala BNNK Bogor Nugraha Setya Budi mengatakan peringatan HANI merupakan bentuk keprihatinan bangsa-bangsa terhadap permasalahan narkoba yang kini mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara serta daklam rangka menggelorakan semangat menolak penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di Kabupaten Bogor.

Adapun tujuannya menurut Budi yakni meningkatkan komitmen dan kepedulian seluruh komponen masyarakat dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia sehat tanpa Narkoba juga sebagai momentum untuk menongkatkan kampanye P4GN diseluruh pelosok Kabupaten Bogor dalam upaya mewujudkan Indonesia Negeri Bebas Narkoba.

“Menyampaikan pesan-pesan moral kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba melalui kesenian dan lomba cipta lagu dan diharapkan pesan-pesan tersebut dapat menjangkau masyarakat luas sampai ke tingkat akar rumput sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba dan merubah perilaku masyarakat untuk secara tegas menolak segala bentuk penyalahgunaan Narkoba,” imbuhnya. 

Ditempat yang sama,  Ketua Masyarakat Penggiat Anti Narkoba (MAPAN) RI kota Bogor Oscar Dany Susanto, menerangkan, untuk mengatasi bahaya narkoba yang sudah sangat kronis dan kita pahami dulu bahwa narkoba tetap ada dan diproduksi, karena ada yang membeli serta menggunakannya.

"cara pemeberantasan yang paling efektif dan Efisien, tentu saja tidak hanya dengan memberantas narkoba, penangkapan pengguna dan pengedar serta bandarnya saja, melainkan dengan cara menyadarkan semua komponen bangsa, baik anak-anak, remaja, dan dewasa juga orang tua, akan bahaya Narkoba," ujarnya.

Lanjutnya, dengan semakin banyaknya orang paham dan mengerti bahayanya narkoba, maka dapat dipastikan, peredaran dan produksi narkoba akan berkurang dengan sendirinya serta, ketika seluruh komponen bangsa menolak narkoba, maka narkoba dengan sendirinya akan hilang di negri yang kita cintai ini. 

"Bagaimana menumbuhkan kesadaran akan bahaya Narkoba tentunya dengan cara sosialisasi, menyebarkan dan menjelaskan tentang bahaya narkoba, semua itu bisa kita kemas dalam suatu kegiatan yaitu penyuluhan yang dapat memberikan pemberitahuan dan  pengarahan tentang bahaya narkoba dengan sasaran masyarakat,  semua kalangan, profesi dan semua umur," ungkap Oscar. 

Dirinya berharap, dengan kesadaran tersebut, narkoba jadi tidak laku, karena pemakainya sudah sadar akan bahaya Narkoba. 
 
 
(Rie)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Item Reviewed: BNNK Bogor - MAPAN RI Bersinergi Berantas Narkoba Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent