Latest News
Sabtu, 18 Agustus 2018

Bak Macan Ompong, Pembangunan RS Di Duga Tanpa IMB Disinyalir Ada Yang Back Up


Kabupaten Bogor-Berita Independent

Proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Swasta yang berlokasi di bilangan jalan Raya Pondok Rajeg, RT 06 RW 07, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong yang diduga belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), membuat geram Direktur Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP), Rahmatullah.

Pasalnya, menurut dia, seperti layaknya prosedur pendirian bangunan lainnya, seharusnya segala proses pembangunan harus mengantongi IMB sebelum dibangun.

"Pembangunan ini kan belum ada amdal dan IMB. Jadi, seharusnya semua pengerjaan di berhentikan aktivitasnya, dan di segel tidak boleh ada pengerjaan sebelum semuanya selesai, harus bersabar," ujar nya melalui whatsapp, kamis (16/8/2018).
Poto: Dibelakang Rumah Utama ini ada pekerjaan bangunan yang diduga untuk RS

Rahmatullah  memaparkan, hal ini menunjukan bahwa Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor, masih lemah dalam Penegakan Perda.

"Miris saya dengan lemahnya pengawasan dan tindakan Pemkab Bogor, khususnya Dinas terkait masa bisa kecolongan ada aktivitas Pembangunan tidak ada IMB, bak macan omponglah istilahnya, apalagi ada jeritan dari warga RT 06 RW 07, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong mengeluhkan aktivitas pembangunan tersebut membuat gaduh," paparnya.

Lebih lanjut Rahmatullah yang biasa disapa Along menjelaskan, sudah seharusnya para pengusaha taat pada aturan yang sudah ditetapkan.
"Seharusnya para pengusaha taat pada aturan yang ada. Dan jika aturan itu di langgar,  Penegak Perda dalam hal ini Satpol PP bertindak tegas, tanpa pandang bulu," imbuhnya.

Menyikapi hal ini, Along berharap Penegakan Perda itu benar-benar tegak. "Apalagi yang tidak taat aturan atau sistem di Pemkab Bogor. Misalkan dalam pembangunan RS tersebut ada yang membackup karena merasa sebagai ketua suatu organisasi peraturan dikangkangi, kami (LPKP-Red) berharap tetaplah peraturan yang harus di tegakkan.  Jadi Satpol PP selaku penegak Perda, harus memberhentikan semua pembangunan yang belum berizin dan disegel, tidak usah takut sama yang membackup, tegakkan," tandasnya. 

Terkait artikel diedisi sebelumnya di Berita Independent, pemilik bangunan RS. Z sempat  menerangkan, bahwa aktivitas pembangunan empat tingkat gedung baru RS Z Kelas  C ini  memang belum memiliki izin,  namun sudah dalam proses pengajuan ke dinas terkait dan sedang di urus oleh salah seorang ketua organisasi yang ada di Kabupaten Bogor. Dan sejak berita di tayangkan, tim Berita Independent mendapat teror ancaman dari seseorang yang  mengaku tergabung di salah satu organisasi kepemudaan yang bernaung di wilayah Kabupaten Bogor.


(tim)







  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Item Reviewed: Bak Macan Ompong, Pembangunan RS Di Duga Tanpa IMB Disinyalir Ada Yang Back Up Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent