Latest News
Selasa, 05 Juni 2018

Mudik Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bisa Berobat di Mana pun

 

Bogor-Berita Independent. Com
 
Pemudik yang memiliki Jaminan Kesehatan Nasional  Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) yang dikeluarkan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) dapat mempergunakan layanan tersebut pada hari raya Indul Fitri 1439 Hijriah ketika melaksanakan mudik.

Demikian dikatakan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cibinong, dr. Desi Sri Zulaidah saat acara jumpa pers, kemarin.

"Jika biasanya pasien harus mendaftarkan diri terlebih mulai H-8 dan H+8 lebaran, mereka bisa langsung ke rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di daerah tujuan membutuhkan pelayanan kesehatan di luar kota demi mendapat  pelayanan kesehatan Fasilitass Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP tersebut," ujar nya di Ruang Rapat BPJS Kesehatan Kantor Cabang Cibinong, Ruko Graha Nirwana, Jalan Kolonel Eddy Yoso Martadipura No 10-11, Pakansari, Kabupaten Bogor.
 
Dia menambahkan, Peserta JKN-KIS yang sedang mudik dapat berobat di luar wilayah tanpa harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat. Untuk prosedurnya, peserta JKN-KIS dalam kondisi darurat maupun non darurat dapat langsung berobat ke IGD rumah sakit terdekat, yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan

"Jadi peserta JKN-KIS yang sakit pada saat perjalanan mudik ataupun telah sampai ke tujuan tinggalnya, tidak harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat, " imbuh dr. Desi.

Lanjutnya, untuk syaratnya juga tak perlu repot, peserta hanya dianjurkan untuk memiliki kartu aktif kepersertaan BPJS Kesehatan

"Penting diketahui bahwa pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta yang berstatus aktif. Karena itu, mohon agar peserta memastikan telah membayar iuran dan disiplin membayar iuran agar status kepesertaannya selalu aktif," ungkap nya.

Dirinya menghimbau, pada keadaaan kegawat daruratan seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS. Selama peserta JKN-KlS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter maka akan dijamin dan dilayani serta fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iuran biaya dari peserta.

"Untuk lebih mempermudah, BPJS Kesehatan memiliki aplikasi Mobile JKN untuk mengecek iuran peserta,  peserta juga dapat melihat daftar fasilitas kesehatan terdekat yang bisa dikunjungi saat membutuhkan pelayanan kesehatan," terang dr.Desi.

Di samping itu, selama libur lebaran 2018 masyarakat juga tetap dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500-400 untuk mendaftar menjadi peserta JKN-KIS, untuk memperoleh informasi, melakukan pengaduan, melakukan konsultasi kesehatan, memperoleh pelayanan administrasi peserta JKN-KIS (mutasi dan aktivasi), pendaftaran peserta JKN-KIS, pendaftaran bayi baru lahir kategori PPU anak pertama sampai dengan anak ketiga dan bayi peserta PBl-APBN, Layanan BPJS Kesehatan Care Center hadir 7 x 24 jam.

"Kantor Cabang BPJS Kesehatan tertentu juga akan tetap beroperasi pada tanggal 11 Juni 2018 sampai  20 Juni 2018 dari pukul 08:00-12:00 WIB," jelas dr.Desi.

Dikesempatan yang sama, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Kusnadi menuturkan, Dinkes akan menyebarkan surat edaran di seluruh puskesmas dan RSUD saat libur pertama mengenai pelayanan kesehatan kepada masyarakat peserta BPJS, tetapi pelayanan bersifat emergency.

"Namun yang menjadi masalah ketika peserta BPJS tidak tertib admimistrasi, jadi peserta agar memperhatikan. Saat ini terdapat 3,2 juta masyarakat Kabupaten Bogor yang telah terdaftar menjadi peserta BPJS, sisa nya 1,3 juta yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan," tuturnya.

Sementara itu, Kabid Medik RSUD Cibinong dr. Fusia Meidiawaty, mengatakan, RSUD membuka pelayanan 24 jam, petugas administrasi ada yang piket dan pelayanan rawat inap bagi masyarakat bisa melalui poliklinik rawat jalan maupun IGD.

"Namun kita tidak melayani pelayanan Poliklinik rawat jalan pada tanggal 13 Juni 2018 sampai dengan 19 Juni 2018. Nanti semuanya melalui IGD, jadi nantinya ada  frase tingkat kegawatan darurat, dan mengutamakan pasien-pasien yang benar-benar gawat darurat, yakni dipilih tingkat kedaruratannya," pungkas nya.
 
(Rieke)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Mudik Lebaran, Peserta BPJS Kesehatan Bisa Berobat di Mana pun Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent