728x90 AdSpace

Latest News
Saturday, May 26, 2018

Kapolri Beri Peringatan Keras Terhadap Organisasi Teroris



 

Jakarta-Berita Independent

Pasca disahkannya RUU Antiterorisme  menjadi undang-undang (UU), Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memberi peringatan kepada organisasi teroris. UU baru itu memberikan ruang kepada pemerintah untuk dapat mengajukan suatu organisasi sebagai organisasi teroris ke pengadilan.

"Organisasi ini tidak hanya korporasi badan hukum tetapi juga yang tidak berbadan hukum, artinya civil society," ujarnya di Polda Jambi, kemarin.

Menurutnya, setelah ada keputusan pengadilan, Polri tidak harus menunggu anggota organisasi itu melakukan teror untuk menangkapnya. Sepanjang seseorang menjadi jaringan kelompok organisasi teroris yang sudah ditetapkan pengadilan, maka Polri bisa melakukan proses hukum pidana.
Menurut Tito, Tetapi sekali jika anggota teroris itu melanggar dan melakukan pidana seperti bom di Surabaya, mereka harus bayar mahal. ”Mereka buka pintu bagi kami masuk untuk menangkap mereka," ucapnya.

Sementara itu, Jaksa Agung HM Prasetyo tidak mempedulikan pledoi terdakwa kasus terorisme Oman Rochman alias Abu Sulaiman bin Ade Sudarma alias Aman Abdurrahman, yang mengaku tidak bersalah dalam aksi terorisme di Tanah Air.

"Ya, memang jawaban seperti itu, gak ada lagi jawaban lain karena memang ajaran dia seperti itu," katanya di Jakarta, kemarin.

Ajaran Oman itu, kata dia, menyuruh orang buat mati syahid. "Ya, tentunya mati syahid dengan ajaran mereka dengan umat Muslim yang lain itu berbeda," katanya.

Jadi, ia menambahkan, kalau Oman menyampaikan pledoi seperti itu sudah diperkirakan sebelumnya. "Dan secara tersirat kami bisa menyatakan sebagai penuntut umum, bahwa dengan pembelaan seperti itu berarti dia mengakui apa yang dituduhkan ke dia," katanya.

"Kalau dia gak melakukan, dia (akan) menyampaikan berbagai dalih atau alibi apapun. Tapi, dengan dia mengatakan seperti itu berarti dia sudah membenarkanlah apa yang dituduhkan oleh jaksa. Logikanya kan begitu," katanya.

Terdakwa kasus terorisme Oman Rochman alias Abu Sulaiman bin Ade Sudarma alias Aman Abdurrahman mengatakan bahwa dirinya merasa selalu menjadi pihak yang dipersalahkan.
Ia menolak semua tuduhan keterlibatan dalam lima kasus teror yang dialamatkan padanya.

Oman didakwa terlibat sebagai dalang dalam kasus bom Thamrin, kasus bom Gereja Oikumene di Samarinda, kasus bom Kampung Melayu, kasus penyerangan di Bima dan Medan.

(ht)

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Kapolri Beri Peringatan Keras Terhadap Organisasi Teroris Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent