Latest News
Kamis, 03 Mei 2018

Dua Perempuan Kasus Perdagangan Orang Positif Jadi Tersangka


 
Bekasi-Berita Independent
 
Dua orang perempuan diduga terlibat kasus perdagangan orang akhirnya dinyatakan sebagai tersangka oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Metro (Polrestro) Bekasi Kota, Jawa Barat.
 
Penangkapan terhadap kedua tersangka berawal dari laporan keluarga korban yang mengaku kehilangan putrinya yang masih di bawah umur berinisial WN (16) sejak Februari 2018.
 
"Tersangka berinisial ID (44) dan rekannya NY (22) warga Kabupaten Bekasi," ujar Kasat Reskrim Polrestro Bekasi Kota AKBP Jairus Saragih di Bekasi, Rabu (2/5/2018).
 
Laporan tersebut berawal dari informasi yang disampaikan oleh ayah WN bernama Hendrik (55) warga Kampung Telukbuyung, Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi pada Jumat (28/4/2018).
 
Dalam laporannya, Hendrik mengatakan awal mulanya korban WN dan tersangka NY sudah kenal karena pernah bekerja sama sebagai pengamen jalanan.
 
"WN sempat mengutarakan keinginannya untuk mencari kerja tetap, sehingga tersangka NY membawa WN ke tersangka ID untuk ditawari pekerjaan di Nabire Papua sebagai pemandu tamu karaoke sebuah cafe dengan gaji Rp100.000 per jam," katanya.
 
ID juga mencari sponsor untuk akomodasi korban ke Nabire serta biaya hidup selama sebulan dengan total fee dari sponsor total Rp2 juta.
 
"Tersangka ID selanjutnya memberi dana sponsor kepada WN Rp500.000, sementara sisanya dikantongi ID," katanya.
 
Selanjutnya, korban yang ingin sekali berangkat ke Papua nekat menerima tawaran tersangka untuk menggunakan identitas putri kandung ID berupa ijazah dan dokumen kependudukan lainnya. "Korban WN dilaporkan hilang dari keluarganya sejak Februari 2018," katanya.
 
Tersangka ID mengaku kepada polisi sudah memberangkatkan tiga orang korban untuk dijadikan sebagai pemandu lagu di salah satu cafe di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua, yakni WN, A dan WT.
 
"A dan WT sudah lebih dulu pulang setelah melunasi utangnya kepada sponsor, sementara WN masih ada di Papua sampai saat ini. Kita sedang upayakan untuk dipulangkan," katanya.
 
Kronologi penangkapan ID, kata Saragih, berawal dari laporan ayah korban yang mendeteksi keberadaan tersangka di Warung Jaka, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. 
 
"Kami langsung bergerak menangkap ID dan NY di kediamannya pada Sabtu (29/4/2018) malam," katanya.
 
Dari tangan para tersangka, polisi mengantongi barang bukti kejahatan berupa satu ponsel, buku tabungan dan ATM yang digunakan untuk aliran uang dalam kasus itu.
 
Tersangka saat ini dijerat dengan Pasal 2 dan 6 Undang-Undang RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang tindak pidana penjualan orang serta Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
 
(ht)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Dua Perempuan Kasus Perdagangan Orang Positif Jadi Tersangka Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent