Latest News
Selasa, 17 April 2018

Relawan Anies-Sandi Mulai Kasak-Kusuk Jabatan Startegis


Jakarta-Berita Independent

Belum genap enam bulan Anies-Sandi memimpin Ibukota DKI Jakarta, para relawan yang membantu pemenangan mereka di Pilkada DKI 2017 dilanda keresahan. Pasalnya, akhir-akhir ini  beredar kabar adanya relawan yang kasak-kusuk dan berhasil menduduki sejumlah posisi strategis dan dibayar dengan dana APBD DKI Jakarta. Waow…

Prihal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengaku tak mengetahui kabar santer itu. "Belum. Saya belum tau soal itu. Saya akan mengecek kebenaran hal tersebut. Kita lihat apakah itu hanya sekedar isu atau tidak,” terang dia di Jakarta dikutip dari HT, kemarin.

Ketidaktahuan akan isu tersebut juga diakui oleh mantan Ketua Tim Relawan Anies-Sandi di Pilgub DKI Jakarta 2017, Boy Bernadi Sadikin.

“Saya tidak tahu menahu tentang maneuver-manuver yang dilakukan para relawan itu. Mereka bilang atau laporan pun tidak. Saya juga tahunya dari yang lain," ujar Boy Sadikin.

Putera mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin ini menduga relawan dimaksud yang punya jabatan lebih dari satu itu sedang mengoleksi jabatan. "Sepertinya mereka sedang mengoleksi jabatan," pungkas Boy dengan nada ketus.

Sementar,  menurut sejumlah relawan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, terdapat relawan yang diberikan posisi tertentu untuk membantu gubernur dan wakil gubernur dalam menjalankan tugas, sangat lumrah.

"Saya kira itu hal biasa. Tentunya Anies-Sandi akan melihat mana relawan yang berpotensi membantunya dalam melancarkan program kerja," kata salah satu relawan tersebut di Jakarta menanggapi keberadaan relawan yang mendapat posisi strategis.

Namun, kata dia, akan menjadi tidak baik apabila terdapat satu orang relawan mengambil lebih dari tiga jabatan. "Emangnya dia aja yang bisa bantu gubernur di dalam sistem birokrasi? Itu mah namanya serakah. Apalagi kalo jabatannya bersifat asisten, kabarnya bisa dapat honor paling sedikit Rp25.000.000 per bulan. Dua jabatan aja, udah kipas-kipas honor Rp50.000.000 per bulan tuh orang," tambah sang relawan.

Syahrul Hasan, salah satu relawan Anies-Sandi yang disebut-sebut mengoleksi beberapa jabatan di Pemprov DKI Jakarta, membantah kabar atau informasi yang beredar tersebut.

Adapun Syahrul Hasan disebut mendapatkan beberapa jabatan strategis pasca Pilkada DKI tahun 2017 lalu. Disebutkan juga, ia menjabat sebagai Pengawas UPT Perparkiran, Sekretaris tim Bazis dan anggota Dewan Pendidikan DKI Jakarta periode 2015-2020.

"Betul saya Syahrul Hasan masih menjabat sebagai sekretaris dewan pendidikan DKI Jakarta periode 2015-2020. Jabatan saya ini secara periodisasi tentu tidak ada kaitannya dengan Anies Sandi. Adapun dewan pendidikan 2015-2017 adalah bentuk dari proses yang dilakukan kadisdik DKI yang saat itu masih dipimpin oleh Arie Budiman dan gubernurnya saat itu adalah Basuki Tjahaja Purnama dan SK nya pun ditandatangi oleh beliau serta dilantik pada tanggal 20 November 2015 di Balaikota. Sehingga posisi saya saat ini di dewan pendidikan DKI Jakarta tidak ada hubungannya dengan kabar bagi-bagi jabatan yang beredar," katanya di Jakarta dilansir HT.

Yang kedua, lanjut dia, mengenai sudah tersebarnya SK terkait adanya nama Syahrul Hasan sebagai sekretaris tim asistensi di Bazis DKI Jakarta, dirinya mengiyakan.


(ist-ht)


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Relawan Anies-Sandi Mulai Kasak-Kusuk Jabatan Startegis Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent