Latest News
Sabtu, 19 Agustus 2017

Pemuda Pancasila Pertanyakan Perusahaan Tersangkut Perkara Hukum Menjadi Pemenang Lelang


BeritaIndependent.Com | 
Salah satu perusahaan yang tersangkut masalah hukum, ternyata menjadi pemenang lelang dibeberapa Satuan Kerja di Provinsi Banten.  Oleh karena itu Pemuda Pancasila mempertanyakan aspek legalitas hukum dan minta pihak berwenang guna menindak-lanjuti laporan masyarakat terkait permainan "patgulipat" yang diduga terjadi di SKPD.

Pernyataan itu disampaikan  Ketua Bidang Keamanan Pemuda Pancasila MPC Pandeglang A, Sudrajat HS. di Gedung KNPI Pandeglang Jum’at (31/7) kemarin.

Sudrajat mengatakan, dalam hal ini terjadi adanya dugaan konspirasi yang dilakukan oleh pihak SKPD terhadap salah satu perusahaan dimana sudah jelas perusahaan itu sedang tersangkut  pidana namun perusahaan tersebut masih memenangkan lelang pula, ujarnya.

“Seperti kita ketahui PT. Selamat Putra Bersaudara dan CV. Selamat Putra Bersaudara adalah perusahaan yang sama hanya saja dalam administrasi yang ditukar posisi antara Direktur dan Komisaris dalam keduanya,“ katanya.

Seperti diketahui, CV. Selamat Putra Bersaudara kini sedang dalam penanganan hukum bahkan Direkturnya sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Serang dalam kasus proyek rehabilitasi saluran sekunder Begog Daerah irigasi Ciujung Serang senilai 1,9 M yang bersumber dari APBN tahun 2014 pada Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau- Ciujung-Cidurian (BBWSCCC).

“Keberadaan PT Selamat Putra Bersaudara dan  CV  Selamat Putra Bersaudara pemiliknya sama padahal penanganan kasus tersebut dimulai dari tahun 2015 lalu, hingga kini untuk kasus CV.  Selamat Putra Bersaudara baru ditetapkan sebagai tersangka dan telah disidangkan di pengadilan Negeri Serang,” katanya.

Masih kata dia, Direktur  PT.  Selamat Putra Bersaudara (SPB) H. Ebet Saidi yang tiada lain adalah Suami dari Elis Laelasari sebagai tersangka kasus DI Begog itu, yang menjadi komisaris di CV. 

Selamat Putra Bersaudara, juga sebaliknya Elis Laelasari jadi komisaris di PT.  Selamat Putra Bersaudara (SPB), walau berstatus tersangka namun pihak SKPD masih saja memuluskan perusahaan tersebut untuk jadi pemenang lelang.

Ada beberapa pekerjaan yang dimenangkan olehnya, antara lain jalan puskesmas lapis Beton di Pemkot. Cilegon, Pembangunan Gedung Binamarga pada  Dinas PU Cilegon, peningkatan dan pelebaran kelas jalan Malimping – Gunung Kencana kabupaten Lebak serta Paket penampungan air baku perdesaan yang berlokasi di Pandeglang dari Kementrian dan Rehabilitasi sungai Cilemer paket 1 yang menggunakan anggaran hingga 10 M dari Dinas PUPR provinsi Banten.

Dengan adanya kejadian ini Pihaknya menilai adanya dugaan konspirasi yang dilakukan oleh PT.  Selamat Putra Bersaudara (SPB) dengan beberapa SKPD, “Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat maka seharusnya, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) berwenang untuk menerima laporan dari masyarakat dan atau dari pelaku usaha tentang dugaan terjadinya praktik monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat   sesuai Pasal 36 huruf a UU No. 5/1999”, ujar Sudrajat HS.(Dadang S/SBNews/HD)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Item Reviewed: Pemuda Pancasila Pertanyakan Perusahaan Tersangkut Perkara Hukum Menjadi Pemenang Lelang Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent