Latest News
Selasa, 11 April 2017

Silahturahmi Politik Jelang Pilkada, Prabowo: Pergantian Jabatan (Gubernur) Itu Biasa, jangan Dibikin Tegang


BeritaIndependent.Com | Atmosfir langit Jakarta kian panas. Apalagi suhu politik. Satu minggu jelang pencoblosan Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh di kediamannya.

Pertemuan yang di gelar di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara No 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini membicarakan komitmen soal persatuan dan kesatuan yang harus tetap terjaga di tengah memanasnya Pilkada DKI Jakarta.

Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon mengatakan pertemuan itu digelar untuk silaturahmi dan bertukar pikiran menjelang pemungutan suara putaran kedua Pilgub DKI pada 19 April pekan depan.

"Ini silaturahmi, makan malam, bertukar pikiran, menghadapi tanggal 19 (19 April 2017)," kata Fadli santai.

Sementara tuan rumah, Prabowo menegaskan bahwa pertemuan digelar guna merekatkan silahturahmi seluruh komponen anak bangsa untuk bersatu menjauhkan sektarianisme ataupun ingin memecah bangsa.

"Bagi kita Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI harga mati. Tidak ada bagi kita, berpikir saja tidak tentang sektarianisme ataupun ingin memecah bangsa dengan hal-hal yang tidak sesuai falsafah Pancasila dan UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan lainnya," kata Prabowo kepada wartawan tadi malam.

Untuk membuktikan pernyataannya ini benar,  acara silaturahmi politik ini pun dihadiri tokoh lintas agama, lintas suku dan ras. 

Tampak hadir Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketum Partai Idaman Rhoma Irama, Presiden PKS Sohibul Iman, pengamat politik yang juga eks Ketua KPU Chusnul Mar'iyah, mantan Panglima TNI Djoko Santoso, Erwin Aksa, Tokoh Tionghoa yang juga mantan Menteri Koordinator Ekonomi Kwik Kian Gie, Lius Sungkharisma, Amin Rais, Ketua MPR Zulkifli Hasan, mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas, dll.

"Semua tokoh agama, semua tokoh hadir dari semua golongan. Seluruh WNI adalah saudara kita, semua akan kita lindungi. Bagi kita, perbedaan itu biasa," imbuh Prabowo.

Terkait soal Pilkada DKI Jakarta, Prabowo menyatakan bahwa pergantian kepala daerah lewat pemilihan hal yang biasa.

"Pergantian jabatan (Gubernur) itu biasa, jangan dibikin tegang, gonta-ganti itu biasa," pungkasnya.
Ya, hari ini saya belajar sesuatu. Bahwasannya, mencari dan merawat relasi itu tak mudah. Perlu usaha yang tentu akan berbuah baik di masa sekarang maupun di masa depan. (R-007)

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Item Reviewed: Silahturahmi Politik Jelang Pilkada, Prabowo: Pergantian Jabatan (Gubernur) Itu Biasa, jangan Dibikin Tegang Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent