728x90 AdSpace

Latest News
Friday, April 21, 2017

Penista Agama Cuma Dituntut 1 Tahun, Pedri: presiden harus Bertindak, Kalau Tidak bisa Turun Tahta

BeritaIndependent.Com | Jaksa Penuntut Umum akhirnya menuntut terdakwa penista agama Basuki Tjahaja Purnama dengan tuntutan pidana 1 tahun penjara dengan 2 tahun percobaan.

Hal ini didasarkan pada Pasal 156 a Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-undang nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Menanggapi hal ini, Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman meminta Presiden Joko Widodo untuk memerintahkan Kejaksaan Agung RI meninjau ulang surat tuntutan terhadap terdakwa kasus penodaan agama Baskui Tjahaja Purnama tersebut.

Alasan Pedri karena  tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) tidak sesuai keinginan dirinya sebagai pelapor kasus tersebut.

Baca juga: HMI: Pak Dien Syamsuddin, Segeralah Kumpulkan Kami untuk Konsolidasi

"Kami minta presiden memerintahkan jaksa dan hakim melakukan peninjauan besar-besaran pada proses hukum. Ini agar masyarakat tidak jauh bertindak," kata Pedri di gedung Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (20/4).

MEnurut Pedri jika hal ini tak dihiraukan, maka masyarakat dapat mencari jalan keadilan sendiri apabila aparat penegak hukum sudah tidak lagi bisa diharapkan.

Menurutnya, tuntutan JPU ke Ahok yang ringan dapat membuat masyarakat tidak percaya pada aparat penegak hukum.

"Sangat memungkinkan masyarakat mencari jalan keadilan sendiri jika hukum tidak ditegaskan di negeri ini. Karena itu, presiden harus bertindak, kalau tidak, bisa saja presiden yang akan turun tahta," jelas Pedri.

"Kita bisa saja melakukan aksi besar-besaran untuk menuntut Presiden," imbuhnya.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Penista Agama Cuma Dituntut 1 Tahun, Pedri: presiden harus Bertindak, Kalau Tidak bisa Turun Tahta Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent