Latest News
Selasa, 28 Maret 2017

Siapa Saja yang Makan Uang Haram Proyek e-KTP? Mendagri: Dalangnya dari Panitia Lelang


BeritaIndependent.Com | Mendagri Tjahjo Kumolo menyatakan, panitia lelang proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) 2011-2013 telah melakukan penggelembungan harga atau mark up secara gila-gilaan. Sebab, mark up untuk blangko e-KTP saja sampai 400 persen.

“Kasus e-KTP berawal dari dalangnya panitia lelang. Yang Rp 4 ribu sekian per blangko di-mark up menjadi Rp 16 ribu sekian," ujar Tjahjo di Jakarta, Senin (27/3).

Dia menjelaskan, mark up terjadi karena sebelumnya panitia lelang bebas bermain. Hal itu berbeda dengan kondisi saat ini yang mengharuskan harga satuan barang disesuaikan dengan harga satuan di pasaran.

Selain itu, masyarakat juga bisa memantau langsung proses lelang karena dimuat secara terbuka di laman Kemendagri. Penentu pemenang tender pun bukan lagi panitia lelang.

"Sekarang yang menentukan tidak panitia lelang, tapi ULP (unit layanan pengadaan,red) di Kemendagri. Itu online, jadi bisa dikontrol oleh BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) dan masyarakat umum bisa. Dulu panitia lelang sehingga bisa melakukan mark up," tutur Tjahjo.

Mantan anggota DPR itu pun merasa bersyukur karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya bisa mengungkap patgulipat di balik mark up anggaran pengadaan e-KTP.

Oleh karena itu, dia mengharapkan proses pengadaan e-KTP mendatang bisa berjalan lebih baik.

“Sekarang terungkap. KPK menemukan bukti bahwa harganya tidak sebesar Rp 16 ribu," tutur Tjahjo.

Proyek e-KTP merupakan program Kemendagri yang dibiayai APBN tahun jamak. Anggaran totalnya Rp 5,9 triliun.

Namun, KPK menemukan kerugian negara korupsi e-KTP mencapai Rp 2,3 triliun. Dalam kasus itu, dua mantan pejabat Kemendagri, yakni Irman dan Sugiharto telah menjadi terdakwa.

KPK juga menjerat pengusaha rekanan Kemendagri, Andi Agustinis alias Andi Narogong sebagai tersangka. Sebagaimana surat dakwaan perkara korupsi e-KTP, mantan Mendagri Gamawan Fauzi dan eks Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni juga disebut-sebut kecipratan uang haram proyek Kemendagri itu.

Editor : Wahyu Sulistiyo
Sumber : JPNN
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Item Reviewed: Siapa Saja yang Makan Uang Haram Proyek e-KTP? Mendagri: Dalangnya dari Panitia Lelang Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent