Latest News
Jumat, 17 Februari 2017

Indonesia Cyber Law Community Minta Buzzer Penyebar Fitnah Dipidana

BeritaIndependent.Com | Chairman and Founder Indonesia Cyber Law Community (ICLC) Teguh Afriyadi mengatakan, aparat penegak hukum harus mempidanakan para buzzer yang kerap menyebar fitnah dan berita bohong. Buzzer harus dipidana untuk memberikan shock therapy.

"Para buzzer yang menyerang personal pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta bisa dijerat pidana. Jika buzzer tersebut menyebarkan konten berisi fitnah, berita bohong atau SARA," katanya.

Menurut Teguh tindakan tegas bisa dijatuhkan pada buzzer sebagai shock therapy.

Teguh menilai hingga saat ini  belum ada satu pun buzzer yang dipidanakan. Sehingga masih banyak buzzer yang terus menyerang personal pasangan calon.

"Dalam catatan kami, sampai saat ini belum ada buzzer yang dipidana terkait Pilgub DKI Jakarta," kata pengamat IT dari Universitas Indonesia (UI) ini.

Teguh mengakui tidak mudah melacak buzzer, dan ini membuat pemerintah sangat hati-hati dalam hal ini. Karena sangat mungkin isu penegakan hukum menjadi isu politik.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Item Reviewed: Indonesia Cyber Law Community Minta Buzzer Penyebar Fitnah Dipidana Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent