Latest News
Senin, 09 Januari 2017

Ogah Tawaran Menteri, PKS dan Gerindra Istiqomah Menjadi Oposisi

BeritaIndependent.Com | Gerindra dan PKS masih betah berada di luar pemerintahan. Petinggi kedua partai yang kerap mesra dalam berbagai isu nasional itu pastikan tak berminat ikut menjalankan roda pemerintahan bersama-sama Presiden Joko Widodo.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan, membantu pemerintah tidak harus memasukkan kader untuk menjadi menteri dalam kabinet.

”Partai Gerindra itu menempatkan kepentingan nasional di atas semua kepentingan. Kalau kita ikhlas membantu untuk kepentingan nasional, tidak harus di dalam kabinet. Di luar kabinet pun kami siap,” tutur Prabowo dalam Rapat Umum Partai Gerindra di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Minggu (8/1).

Menurut Prabowo, dalam berdemokrasi perlu ada keseimbangan antara eksekutif, legislatif dan yudikatif. Karena itu, dia mengisyaratkan Partai Gerindra tetap akan berada di luar kabinet meskipun tidak menutup kemungkinan membantu pemerintah.

”Kalau semua masuk dalam pemerintahan, lalu nanti siapa yang mengkritisi dan mengawasi. Perlu ada keseimbangan antara eksekutif dan legislatif,” tegasnya.

”Biarlah Presiden Jokowi menyelesaikan tugasnya sampai selesai secara baik,” katanya.

Kembali ditanya tentang pernyataan salah satu pengurus Partai Gerindra yang mengatakan tentang kemungkinan kader partai tersebut duduk sebagai menteri di kabinet? Prabowo mengatakan, tidak tahu. ”Mungkin dia yang ingin menjadi menteri,” tandasnya.

Terpisah, Wakil Ketua Majelis Syuro DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengatakan, partainya tegas menolak tawaran menteri dari Presiden Jokowi. Bahkan tak akan mau mendukung pemerintahan saat ini.

”Belakangan berhembus isu PKS akan mengisi kursi menteri. Berikan saja kepada mereka. Kami (PKS, Red) nggak mau,” kata Hidayat di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang Jakarta Selatan, Minggu (8/1).

Menurut Hidayat, partainya akan tetap berada di luar kabinet, menjadi oposisi yang loyal, mengawal kebijakan pemerintah.

”PKS memutuskan untuk di luar kabinet. Kita bukan asal beda. Kita (PKS, Red) dalam posisi oposisi loyal. Kita di luar bukan asal beda,” kata Wakil Ketua MPR RI itu.

Sumber: JPNN

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Item Reviewed: Ogah Tawaran Menteri, PKS dan Gerindra Istiqomah Menjadi Oposisi Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent