728x90 AdSpace

Latest News
Wednesday, January 18, 2017

Ngaku Direktur Ternyata Kuli Angkut Batu Bata, 6 TKA Asal Cina Ini Dideportasi


BeritaIndependent.Com | Sebanyak enam tenaga kerja asing ilegal asal Tiongkok dideportasi Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Rabu 18 Januari 2017.

Warga negara asing itu dikembalikan ke negara asalnya setelah tidak memiliki dokumen yang sah. Sebelumnya, mereka ditangkap setelah bekerja sebagai buruh kasar di Kecamatan Serangbaru, Kabupaten Bekasi.

”Mereka terbukti tidak memiliki dokumen yang sah masuk ke Indonesia. Untuk itu, mereka kami deportasi ke negara asalnya di Tiongkok,” ujar Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Harry Lesmana.

Keenam TKA ilegal ini dideportasi setelah sebelumnya ditahan selama sepekan di Kantor Imigrasi. Rencananya mereka akan diterbangkan melalui Bandara Soekarno-Hatta, Kamis 19 Januari 2017 dini hari.

Keenam TKA ini diketahui bekerja sebagai kuli di PT Batawang Indonesia yang berlokasi di Jalan Serang-Cibarusah, Kecamatan Serang Baru.

Harry menjelaskan, pihaknya masih mendalami kasus keberadaan TKA ilegal ini. Soalnya, kata dia, sejauh ini baru ada tiga sponsor atau penjamin yang bertanggung jawab atas keberadaan mereka ketika bekerja di pabrik produksi bata tersebut.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Sutrisno menambahkan, sebenarnya ada sembilan TKA ilegal yang ditangkap saat bekerja sebagai kuli di pabrik bata tersebut. Namun tiga TKA lainnya masih menunggu proses deportasi tahap kedua.

”Mereka melakukan pelanggaran izin keimigrasian,” ucapnya.

Salah satu pelanggaran izin yang dilakukan mereka, kata Sutrisno, salah satunya terdapat dalam dokumen perizinan bekerja. Dalam dokumen tersebut, mereka mencatumkan diri sebagai direktur. Tapi pada kenyataannya diketahui mereka bekerja sebagai buruh kasar.

Selain itu, kata Sutrisno, dari hasil penelusuran Imigrasi, biro jasa serta sponsor yang digunakan perusahaan pemberi kerja dikertahui tidak berizin. Mereka mengurus perizinan di luar kantor imigrasi.

“Kami telusuri dan cek kebenarannya rupanya tidak ada izin, dokumennya pun yang diurus tidak sesuai,” kata dia, seperti dikuti dari PR Online.

Sutrisno mengungkapkan, jumlah tenaga asing di Kabupaten Bekasi terbilang tinggi, terlebih di kawasan industri. Berdasarkan data Imigrasi, terdapat 5.168 WNA yang mengurus kartu izin tinggal sementara dan tetap di Bekasi.

Dari jumlah tersebut, mayoritas berasal dari Korea Selatan sebanyak 1.854 orang, Jepang (1.706 orang), dan Tiongkok (567 orang). , India: 291 orang dan Malaysia: 162 orang.

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Ngaku Direktur Ternyata Kuli Angkut Batu Bata, 6 TKA Asal Cina Ini Dideportasi Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent