Latest News
Jumat, 13 Januari 2017

32 Pelacur Asing Ditangkap, Pengamat: Untuk Apa Kalijodo Ditutup Kalau Pelacur Import Dibiarkan Menjamur?


BeritaIndependent.Com | Lagi, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menangkap sejumlah wabita malam warga negara asing dari beberapa tempat hiburan malam di kawasan Jakarta.
`   
Hasil operasi ini menyebutkan para WNA tersebut bekerja sebagai pemandu lagu dan pekerja seks komersial (PSK).

Puluhan PSK Import digelandang aparat hingga menjadi perhatian masyarakat yang melihatnya.

"Salut! Saya memberi apresiasi kepada aparat imigrasi yang terus membongkar sindikat pelacuran import ini. Operasi semacam ini harus terus digalakkan. Untuk apa Kalijodo ditutup kalau pelacur import dibiarkan menjamur?," begitu tanggapan pengamat sosial Lukman Sutrisno mengontari hasil penangkapan imigrasi terkait pelacuran para WNA Ilegal itu.

Lukman berharap aparat tidak hanya menangkap para PSK itu, jauh lebih penting adalah menangkap sindikat yang bermain dibalik perdagangan wanita penghibur yang marak di club-club ibukota Jakarta.

"Itu harus dibongkar sampai keakar-akarnya. Karena mereka pasti tidak berdiri sendiri, ada sindikat yang melindunginya selama ini," imbuh Lukman.

"Ini hasil pengawasan dan penindakan tadi malam. Ada 32 perempuan kami amankan. Asalnya dari berbagai negara," kata

Seperti diungkap Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Yurod Saleh, bahwa pihaknya telah berhasil menangkap 32 perempuan yang berasal  dari 11 warga Vietnam, 5 warga Kazakhstan, 5 warga Uzbekistan, 5 warga China, 5 warga Maroko dan 1 warga Rusia.

"Mereka berusia antara 21-38 tahun dan memiliki tarif mulai 1.750.000 hingga Rp. 4.000.000," kata Yurod kepada wartawan di Kantor Ditjen Imigrasi, Jakarta, Jumat (13/1).

Selain mengamankan 32 perempuan WNA, petugas juga mengamankan barang bukti lain berupa uang tunai sebesar Rp 5.000.000, 25 buah paspor, kuitansi bukti transaksi, telepon genggam, tas, alat kontrasepsi dan seragam pemandu karaoke.

"Mereka bekerja di sini, menggunakan visa kunjungan dan visa on arrival," jelas Yurod.

Selanjutnya Ke-32 WNA itu dijerat dengan UU 6/2011 tentang Keimigrasian karena tidak dapat menunjukkan paspor ketika diminta petugas dan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian. (Ita Mustafa)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Item Reviewed: 32 Pelacur Asing Ditangkap, Pengamat: Untuk Apa Kalijodo Ditutup Kalau Pelacur Import Dibiarkan Menjamur? Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent