728x90 AdSpace

Latest News
Sunday, November 20, 2016

Ribuan Rakyat Turki Turun ke Jalan Tolak Pengampunan Bagi Pemerkosa

Sekitar 3.000 orang berkumpul di Lapangan Kadikoy, Istanbul, bertepuk tangan sembari meneriakkan: "Kami tidak akan bungkam. Kami tidak akan tunduk. Cabut RUU secepatnya!"
BeritaIndependent.Com | Ribuan masyarakat Turki turun ke jalan di Istanbul, Turki. Massa yang juga diikuti perempuan dan anak-anak itu menentang rancangan undang-undang (RUU) tentang pengampunan bagi mereka yang dinyatakan bersalah atas pemerkosaan anak-anak di bawah umur, jika mereka menikahi korbannya.

"Kita tidak akan tinggal diam, kita tidak akan patuh. Segara tarik kembali RUU!" teriak orator di tengah massa yang berjumlah sekitar 3.000 orang itu seperti dilansir kantor berita AFP, Minggu (20/11/2016).

Mereka berkumpul di Kadikoy Square yang berada di sisi wilayah Turki yang masuk ke benua Asia. Banner-banner terbentang bertuliskan '#pemerkosaan tidak bisa dilegistimasi' dan 'AKP, jauhi tanganmu dari tubuhku'.

Pihak oposisi, selebritis dan bahkan asosiasi yang kepala deputi adalah putri Erdogan telah mengungkapkan tanda untuk bergerak. Pengajuan RUU yang kontroversial itu diajukan oleh partai berkuasa Turki, Justice and Development Party (AKP).

Namun Menteri Kehakiman Bekir Bozdag berupaya meyakinkan pihak oposisi bahwa RUU tidak akan mengampuni pemerkosa.

"RUU pasti tidak akan memberi amnesti kepada pemerkosa.... ini adalah langka untuk menyelesaikan sebuah masalah di negara kita," ucapnya.

Draf RUU yang terdiri dari 49 pasal tersebut, disetujui setelah diajukan di parlemen oleh partai konservatif AKP dalam sesi sidang pada Kamis, 17 November waktu setempat.

Namun RUU kontroversial itu tidak mendapatkan suara mayoritas yang diperlukan untuk bisa dijadikan UU. Parlemen Turki rencananya akan kembali bersidang pada Selasa, 22 November mendatang untuk melakukan voting atas RUU tersebut.

Dalam RUU itu disebutkan seperti dilansir media Press TV, Sabtu (19/11/2016), semua kasus pemerkosaan sebelum tanggal 16 November yang melibatkan anak-anak perempuan berumur 15 tahun atau di bawahnya, dan dilakukan "tanpa paksaan, ancaman, maka hukumannya akan ditangguhkan" jika pelaku menikahi korbannya.

Sebelumnya pada tahun 2005, UU serupa telah dihapuskan. Oleh karenanya, RUU ini mencakup semua kasus serupa selama kurun waktu 11 tahun terakhir. Partai AKP yang dipimpin Presiden Recep Tayyip Erdogan berharap, dengan mengubah RUU ini menjadi UU, maka sekitar 3 ribu pemerkosa anak yang saat ini mendekam di penjara, akan diampuni.

(AFP/Press TV)



  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Ribuan Rakyat Turki Turun ke Jalan Tolak Pengampunan Bagi Pemerkosa Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent