728x90 AdSpace

Latest News
Friday, March 17, 2017

Keputusan Djan Faridz Blunder! Haji Lulung: PPP Itu Bisa Besar Karena Amar Ma'ruf Nahi Munkar

BeritaIndependent.Com | Langkah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kubu Djan Faridz yang telah memecat Abraham Lunggana dan sembilan kader PPP menjadi blunder bagi Djan Faridz.

Satu hari pasca pernyataan itu, di media sosial marak meme yang balik mengkritik langkah Djan Farid yakni dengan logo / gambar Partai PPP yang diganti dengan gambar salib, bukan lagi gambar ka'bah.

"Slogan rumah besar umat Islam tidak pantas untuk pendukung penista agama," tulis netizen.

Tak hanya itu, akar rumput PPP pun menilai Djan Farid terlalu bernafsu sehingga menjauhkan umat dengan pilihannya.

Menanggapi meme yang tidak sedap dimedia sosial itu, Haji Lulung merespon dengan senyuman.

"Itu pelajaran berharga buat calon pemimpin. Aspirasi rakyat itu harus di dengar, apalagi pendukung PPP itu sudah pada pinter," kata Lulung.

Lulung yang sudah puluhan tahun di "kandang PPP", tentu sangat memahami benar dengan apa yang diinginkan umat. Termasuk, mendukung pasangan calon nomor urut 3 Anies-Sandi adalah bagian dari Amar Ma'ruf Nahi Munkar.

"Sesuai dengan AD/ART Partai, basis PPP itu Islam. Jadi jangan melenceng, bahwa PPP itu bisa besar karena istiqomah Amar Ma'ruf Nahi Munkar," tegas Lulung.

Terkait gonjang-ganjing dalam tubuh PPP, Wakil Ketua Umum  Gerindra, Fadli Zon, menilai keberadaan PPP yang masih dualisme perlu diluruskan terlebih dahulu.

"‎Saya tidak tahu ya karena PPP kan ada dua. Jadi yang mecat siapa, yang benar siapa juga kan kita gak tahu. Apakah yang punya hak Romy atau Djan Faridz belum jelas. Ya kita lihat lah," kata Fadli Zon kemarin.

Fadli berharap, PPP kubu mana pun tidak melakukan pemecatan hanya karena persoalan dukungan dalam proses Pilkada, apalagi secara internal PPP belum memiliki kesatuan. (R-007)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Keputusan Djan Faridz Blunder! Haji Lulung: PPP Itu Bisa Besar Karena Amar Ma'ruf Nahi Munkar Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent