Banser NU: Penista Agama Jangan Jadi Pemimpin DKI Jakarta

BeritaIndependent.Com | Amarah kader muda NU yang terwadahi dalam Ormas Banser NU tampaknya kian memuncak pasca Ahok belum juga ditahan oleh pihak berwenang, meskipun sudah jadi terdakwa.

Luapan amarah itu diekpresikan oleh @NUCYBERBanser menanggapi persidangan Ahok hari ini. " Penista Agama Jangan Jadi Pemimpin DKI (Jakarta,Red)," kicau @NUCYBERBanser

Tak hanya itu, dalam cuitannya, mereka juga menyebut seseorang yang menista agama tidak layak menjadi abdi bangsa.



Berikut beberapa kicauan @NUCYBERBanser yang kami kutip:

“Pemimpin itu dilihat dari kinerja dan kepribadiannya. Jika agama dinista, maka tak layak ia mjd abdi bangsa #BuiAhokSekarangJuga” tulis akun @NUCYBERBanser, Selasa (10/1).

“Kata2mu @basuki_btp bkn ditujukan pd umat Islam di p1000, tapi ke seluruh umat Islam di dunia !

Jangan takut membela kebenaran. Cabut ketidak adilan, jaga persatuan. Ayat dinistakan, penjarakan!! #BuiAhokSekarangJuga

Jangan terpecah. Kita berjuang karena Allah. Biarkan yg lain mencela, penista agama mmg layak di penjara #BuiAhokSekarangJuga

Bersatulah umat. Fokus tanpa teralihkan dg berita lain yg entah sengaja/tidak dibuat jd tandingan. Kawal terus! #BuiAhokSekarangJuga

#BuiAhokSekarangJuga tanpa takut akan ada proses untukmu para jaksa. Umat membelamu. Allah bersamamu!!

Pemimpin itu dilihat dari kinerja dan kepribadiannya. Jika agama dinista, maka tak layak ia mjd abdi bangsa #BuiAhokSekarangJuga

(umairoh)



0 Response to "Banser NU: Penista Agama Jangan Jadi Pemimpin DKI Jakarta"

Post a Comment

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.