728x90 AdSpace

Latest News
Monday, January 9, 2017

Aksi Demo Mahasiswa Pecah di Solo, Spanduk: Derita Rakyat Sudah Naik Seleher


BeritaIndependent.Com | Aksi demo Mahasiswa pecah di kota Solo. Mereka menolak kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), listrik serta biaya tarif penerbitan STNK/BPKB.

Mereka yang hari ini turun ke jalan yakni Gabungan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ikatan Mahasiwa Muhammadiyah, LMND dan lainnya, dengan menggelar aksi di Bundaran Gladag, Senin (9/1) pagi.

Dalam aksi tersebut mereka membawa sejumlah spanduk dan poster berisi kecaman atas kebijakan pemerintah yang pro asing dan tuntutan agar kenaikan dibatalkan.

Berbagai spanduk protes pun dibentangkan, antara lain berbunyi ‘Mahasiswa bergerak menolak tunduk bangkit melawan!!!’, ‘Pemerintah dibutakan kekuasaan, Rakyat kecil tak dihiraukan’, Derita Rakyat sudah naik seleher’ dan Apa yang Kau Cari Pak De Jokowi?

“BBM naik, pajak naik, listrik naik, berarti ada yang harus turun. Siapa teman-teman ?” teriak salah seorang pendemo.

Koordinator aksi Kiyay Okta menyampaikan pernyataan sikap kepada pemerintah pimpinan Presiden Joko Widodo. Intinya, menuntut pemerintah mencabut kenaikan harga BBM, listrik, dan biaya tarif penerbitan STNK dan BPKB. Bahkan mereka mengancam akan kembali turun ke jalan dengan tuntutan tunggal menuntut Jokowi mundur.

Soal aksi hari ini, berikut rekaman vidionya:









  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Aksi Demo Mahasiswa Pecah di Solo, Spanduk: Derita Rakyat Sudah Naik Seleher Rating: 5 Reviewed By: Berita Independent