Breaking News
recent

Ternyata Perusahaan Reklame Video Porno Itu Beralamat Digedung Kompas

BeritaIndependent.Com | Sehubungan dengan banyaknya berita di media sosial seputar pemberitaan reklame LED yang menayangkan video porno, pada Jumat (30/9). Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

Pada pukul 14.30 Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mendapat pengaduan bahwa salah satu reklame LED yang berada di Jalan Iskandarsyah, perempatan Jalan Wijaya-Antasari, Kebayoran Baru menayangkan konten video dewasa.

Saat itu juga tim dari Sudin Kominfomas meninjau ke lokasi dan mendapati laporan tersebut benar adanya. Bersama dengan masyarakat di sekitar lokasi, tim langsung mematikan saklar listrik yang berada di tiang reklame.

Pada penulusurannya, LED berukuran 24 m2 tersebut diketahui dimiliki oleh PT Matapena Komunika Advertama yang mensubkontrakkan isi kontennya kepada PT Transito Adiman Jati Transito Advertising yang beralamat di Gedung Kompas Gramedia di Jalan Palmerah Barat. 

Saat ini layar reklame LED tersebut dalam keadaan mati, namun Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menganggap serius masalah ini.

Setelah berkoordinasi dengan Sudin Pelayanan Pajak Jakarta Selatan, tim Cyber Crime Polda Meto Jaya langsung bertindak dengan mendatangi PT Transito Adiman Jati Transito Advertising sore ini, Jumat (30/9).

Berdasarkan data yang ada, terdapat 58 titik LED yang tersebar di wilayah Jakarta Selatan dengan luas monitor yang beragam. Berdasarkan Pasal 4 Pergub 244 Tahun 2015 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Reklame, setiap penyelenggaraan reklame harus mematuhi ketentuan norma etika, estetika, keagamaan, keindahan, kesopanan, ketertiban umum, kesehatan, kesusilaan, keamanan dan lingkungan.

Suku Dinas Kominfomas Jakarta Selatan
.
Selain rilis dinas Kominfo Jakarta Selatan itu, ada beberapa peraturan terkait Vidiotron:

1) Penyelenggaraan reklame diatur dalam Pergub 244/2015 ttg Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Reklame. Untuk konten, dijelaskan pada BAB 3 perihal etika penyelenggaraan reklame sbb =

Pasal 4 (1): Setiap penyelenggaraan reklame dalam sarana dan prasarana kota harus mematuhi ketentuan dalam pergub ini; (huruf b) a.l. mencakup norma etika, estetika, keagamaan, keindahan, kesopanan, ketertiban umum, kesehatan, kesusilaan, keamanan dan lingkungan.

2) Dinas Kominfomas? Pasal 37 pd Pergub yg sama memaparkan kewenangan Dinas Kominfomas sbg pihak yang diajak konsultasi oleh SKPD/UKPD yang memproduksi video terkait konten kebijakan pemerintah (30%) sebelum tayang.

3) Pelanggaran tayangan video yang sifatnya asusila masuk ke ranah Kepolisian.

4) Dinas Kominfomas tidak memiliki titik LED.
(Rilis/Ubay)

No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.