Surya Paloh akan Tendang Ahok Jika Terbukti Lecehkan Al Qur'an

BeritaIndependent.Com | Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak bermaksud melecehkan agama.

"Menurut saya tidak bermaksud ke arah sana, saya pastikan bukan itu. Kalau Ahok melecehkan, saya panggil dia, saya tendang dia," tegas Surya Paloh usai melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Lampung, Sabtu (8/10/2016).

Ihwal pernyataan Ahok di depan masyarakat Kepulauan Seribu saat ini menjadi perhatian Surya Paloh. Dalam pandangan Paloh,  Ahok berusaha belajar kemudian mengutip sedikit ayat Al Qur'an itu.

Konsultasi ke MUI


Sementara itu, jumlah Ormas Islam yang melaporkan Ahok juga terus bertambah. Hingga saat ini sudah ada 5 Ormas dan elemen Masyarakat yang telah melaporkan Ahok ke Polisi, baik di daerah maupun di Jakarta.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Agus Andrianto pun mengaku sudah menerima laporan itu. Saat ini, LP itu berada di bagian Pengawasan Penyidik (Wasidik) Polri.

‎"Kemarin memang ada yang melapor. Jadi LP itu masih diteliti. Apakah masuknya nanti arahnya apakah dikirim ke ekonomi khusus  atau pidana umum. LP itu diterima piket penerimaan Karobirops. Itu di Wasidik akan dilihat apakah YouTube dilarikan ke eksus atau penistaan di muka umum ke pidum," kata Agus seperti dikutip JPNN, kemarin.

Agus menjelaskan, Bareskrim belum melakukan tindakan pada laporan tersebut. Sebab, saat Wasisdik Polri masih menganalisisnya.

Jika sudah ada kejelasan dari Wasdik Polri, maka Bareskrim akan menindaklanjutinya dengan penyelidikan. Termasuk dengan memanggil saksi-saksi yang diperlukan.

"Jadi siapa saksinya. Setelah itu baru ditingkatkan jadi penyelidikan atau tidak. Kemudian karena ini menyangkut pejabat publik, tentu kami akan meminta resmi kepada Pemda DKI transkrip video secara utuh," lanjut Agus.

Selain bertanya kepada ahli agama, Bareskrim akan meminta pendapat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), pemuka agama Islam, organisasi masyarakat, hingga pihak terkait lainnya.

"Jadi kami akan konsul dengan MUI, apakah ini masuk konten penistaan atau tidak. Ada tidak pesan melarang memeluk agama itu," tandas Agus.

Sebelumnya, Ahok dalam kunjungan Ahok ke Kabupaten Kepulauan Seribu  mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dengan penggunaan ayat suci Alquran yang melarang umat Islam memilih calon pemimpin nonmuslim.

"Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa saja dalam hati bapak ibu enggak mau pilih saya misalnya dibohongin pakai surat Al Maidah 51 macem-macem gitu," ucapnya.(Edy Sutrisno)

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Surya Paloh akan Tendang Ahok Jika Terbukti Lecehkan Al Qur'an"

  1. saya sangat berterima kasih banyak MBAH RAWA GUMPALA atas bantuan pesugihan dana ghaib nya kini kehidupan kami sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,ternyata apa yang tertulis didalam blok MBAH RAWA GUMPALA itu semuanya benar benar terbukti dan saya adalah salah satunya orang yang sudah membuktikannya sendiri,usaha yang dulunya bangkrut kini alhamdulillah sekaran sudah mulai bangkit lagi itu semua berkat bantuan beliau,saya tidak pernah menyangka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan kami sekeluarga tidak akan pernah melupakan kebaikan MBAH,,bagi anda yang ingin dibantu sama MBAH RAWA GUMPALA silahkan hubungi MBAH di 085 316 106 111 insya allah beliau akan membantu anda dengan senang hati,pesugihan ini tanpa resiko apapun dan untuk lebih jelasnya buka saja blok mbah PESUGIHAN DANA GHAIB TANPA TUMBAL

    ReplyDelete
  2. Kenapa banyak orang gagal menambah tinggi badan? Ada yang sudah mencoba minum suplemen ini itu, vitamin ini itu, obat ini itu, sandal peninggi badan ini itu, ebook peninggi badan ini itu, namun hasilnya NOL BESAR!!! Sekarang pertanyaannya, kenapa bisa begitu??? Silahkan hubungi kami di HP/SMS/WA: 081266771899 BBM: 5fcb4dcb LINE: elemenku atau klik http://tambahtinggi.com

    ReplyDelete

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.