Booking.com
Breaking News
recent

KAMMI Desak Mendagri Beri Sanksi Kepada Ahok

BeritaIndependent.Com | Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) mengutuk keras penistaan ayat suci Alquran yang dilakukan oleh gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Menunjuk sebuah tayangan video yang sudah beredar luas di media sosial, Ahok menyampaikan pernyataan yang tidak layak terhadap ayat suci Alquran demi kepentingan pencalonannya dalam pilkada DKI.

Dalam pertemuan dengan masyarakat Kepulauan Seribu pada Rabu (28/9) itu, Ahok menyatakan bahwa masyarakat bisa jadi tidak memilih dirinya karena “dibohongin oleh surat Al Maidah 51 macem macem itu”.

“Pernyataan Ahok itu telah melukai dan mencederai perasaan umat Islam. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Ahok telah meremehkan dan melecehkan isi Alquran yang merupakan kitab suci bagi umat muslim sedunia,” kata Wakil Ketua Umum PP KAMMI Arif Susanto.

Sementara itu, lanjut Arif, klarifikasi Ahok melalui akun media sosialnya tanpa menunjukkan rasa bersalah, membuktikan bahwa Ahok menganggap gaya bercandanya tersebut bukanlah suatu masalah.

“Maka dari itu, kami mengecam keras pernyataan yang disampaikan oleh Ahok. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa sebagai pemimpin, Ahok telah menyulut isu SARA, provokatif dan tidak memiliki rasa peka. Dengan demikian KAMMI menuntut Ahok meminta maaf kepada umat Islam,” tegasnya.

Arif juga mendesak Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk menjatuhkan sanksi kepada Ahok karena melanggar kode etik sebagai pejabat publik.

Arif menegaskan bahwa Ahok dengan posisinya sebagai Gubernur harus menjadi teladan yang baik bagi masyarakat, terlebih masyarakat Jakarta yang mayoritas adalah muslim. Namun apa yang dilontarkan Ahok adalah sebuah teladan yang buruk dan Men PAN-RB juga seharusnya langsung bertindak untuk menegakkan kode etik pejabat publik.

Ahok yang dalam pernyataannya juga menyinggung soal pencalonan dirinya wajib diperiksa oleh KPUD DKI, pasalnya terdapat kampanye terselubung yang dilakukan dalam posisinya sebagai gubernur aktif.

Arif mengatakan hal ini perlu dilakukan untuk menjamin tegaknya Good Governance dan Clean Government, dan untuk memberikan efek jera kepada kepala daerah lain agar tidak melakukan hal serupa. (rilis)


1 comment:

  1. saya sangat berterima kasih banyak MBAH RAWA GUMPALA atas bantuan pesugihan dana ghaib nya kini kehidupan kami sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,ternyata apa yang tertulis didalam blok MBAH RAWA GUMPALA itu semuanya benar benar terbukti dan saya adalah salah satunya orang yang sudah membuktikannya sendiri,usaha yang dulunya bangkrut kini alhamdulillah sekaran sudah mulai bangkit lagi itu semua berkat bantuan beliau,saya tidak pernah menyangka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan kami sekeluarga tidak akan pernah melupakan kebaikan MBAH,,bagi anda yang ingin dibantu sama MBAH RAWA GUMPALA silahkan hubungi MBAH di 085 316 106 111 insya allah beliau akan membantu anda dengan senang hati,pesugihan ini tanpa resiko apapun dan untuk lebih jelasnya buka saja blok mbah PESUGIHAN DANA GHAIB TANPA TUMBAL

    ReplyDelete

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.
loading...
loading...