Booking.com
Breaking News
recent

Ridwan Kamil Gabung PDIP, Ini Komentar Ketua DPD PDIP Jabar Soal Pengganti Ahok

BeritaIndependent.Com | Beredar kabar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bergabung dalam Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Info ini langsung menjadi riak dalam internal PDIP. Pasalnya, Megawati ternyata lebih sreg jika Ridwan Kamil yang "hadir" dalam Pilkada DKI Jakarta dibanding Risma. Sebab lain, Risma memang sudah di plot pada Jatim-1.

Kabar soal Kang Emil gabung ke PDIP juga dibenarkan petinggi PDIP. Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Barat Tubagus Hasanuddin memberi isyarat bahwa Wali Kota Bandung Ridwan Kamil akan menjadi bagian dalam partai berlambang banteng itu.

"Saya pribadi mengucapkan selamat datang untuk Ridwan Kamil di partai yang kita banggakan. Mari kita bersama berjuang untuk kepentingan bangsa dan negara," kata Hasanuddin dalam siaran pers yang diterima Redaksi pada Kamis (31/8/2016) malam.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu mengatakan, pengurus PDI-P Jabar sangat siap memberi dukungan jika Ridwan Kamil berniat maju sebagai Kepala Daerah.

Ia menganggap wajar dan sah jika Ridwan atau siapa pun bergabung dalam partai dengan maksud ingin mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

"Karena pada prinsipnya PDI Perjuangan adalah partai terbuka. Siapa pun boleh bergabung menjadi kader PDI Perjuangan untuk berbakti kepada bangsa dan negara," ucapnya.

Namun, kata dia, ada beberapa prosedur baku yang diterapkan PDI-P untuk dipenuhi Ridwan jika hendak maju di Pilkada Jabar. Dewan Pimpinan Pusat PDI-P yang akan menentukan siapa yang berhak menjadi calon yang mereka ajukan. (rilis)

No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.