Booking.com
Breaking News
recent

Ahok Ingin Bubarkan Bamus Betawi, Forum Pemuda: Die Belum Tau Kalo Si Pitung Lagi Ngamuk

BeritaIndependent.Com | Arogansi Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali dipertontonkan kepada publik. Hal itu terkait  dengan ancaman Ahok yang akan membubarkan Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi.

Menanggapi ancaman ini, Ketua Dewan Pembina Forum Pemuda Betawi (FPB) Rahmat HS hanya tersenyum ketika dikonfirmasi.

"Die belum tau kalo si pitung ngamuk. Jadi maklumi aje kalau ngomongnya ngelantur. Sebagai catatan, sudah banyak forum yang menolak Ahok, di antaranya Forum RT/RW, dan sekarang die mau bangunin macan tidur?," jawab Rahmad enteng.

Rahmad mengingatkan agar Ahok tidak mengusik ketenangan warga betawi. Warga betawi ntuh cinta damai, jadi jangan coba-coba mengusik, bisa ribuan pitung ngamuk.

Menurut Rahmat, ancaman Ahok itu menunjukkan Gubernur tidak memahami Bamus Betawi dibentuk sesuai dengan aturan perundangan tentang ormas. Artinya, lanjut dia, yang bisa membubarkan ormas adalah Mendagri, bukan kepala daerah.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan organisasi mana pun yang dinilai tidak sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 seharusnya dibubarkan. Hal ini disampaikan Ahok menyusul tudingannya kepada Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi yang ia nilai telah berpolitik.

"Seharusnya langsung dicoret. Itu sudah enggak sesuai. Begitu saja," ucap Ahok di Balai Kota, seperti disitat Tempo.

Ahok menyebutkan beberapa tudingannya terhadap Bamus Betawi. Salah satunya saat acara Lebaran Betawi. Dalam sebuah mimbar di atas panggung, sekelompok orang yang disinyalir anggota Bamus Betawi menyampaikan seruan berbau rasis. (Ilham)

No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.
loading...
loading...