Booking.com
Breaking News
recent

Terlalu, Majalah Titanic Jerman Ejek Erdogan Pamer Organ Intim

BeritaIndependent.Com | Majalah satire Jerman, Titanic, mengolok-olok Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dengan memajangnya di sampul depan. Dengan rekayasa photoshop, Erdogan ditampilkan memamerkan organ organ intim.

Olok-olokan dari majalah Jerman ini muncul setelah Erdogan akan mencabut gugatan terhadap semua orang yang menghinanya. ”Erdogan’s stressed: Even his penis is staging a putsch,” demikian judul berita utama majalah Titanic dengan sosok Erdogan sebagai model sampul.

Judul itu sebagai olok-olokan bahwa Erdogan membuat gebrakan "mengampuni" semua orang yang menghinanya meski telah merekayasa kudeta layaknya pamer gambar organ kemaluan hasil rekayasa. Majalah yang berbasis di Frankfurt itu menyerukan penggemarnya untuk lekas membeli majalah edisi Agustus.

”Sebelum Kanselir Tayyip Merkel melarang Titanic,” tulis majalah itu di halaman Facebook-nya dengan memelesetkan nama Kanselir Angela Merkel dengan nama depan Erdogan, yang dikutip Minggu (31/7/2016).

Sebelumnya, Erdogan memang membuat pengumuman mengejutkan di Istana Kepresidenan di Ankara, di mana Presiden Turki itu akan mencabut gugatan terhadap semua orang yang menghina dirinya.

”Saya akan mencabut semua kasus mengenai penghinaan tidak sopan yang dilakukan terhadap saya,” katanya pada hari Jumat. Keputusan itu diambil sebagai itikad baik setelah terinspirasi oleh persatuan rakyat Turki yang berhasil menggagalkan kudeta militer pada 15 Juli 2016 lalu.

Awal tahun ini, sekira 2.000 orang menghadapi penuntutan karena dianggap menghina Erdogan. Di Jerman sendiri, olok-olokan kerap ditampilkan untuk menyerang gaya politik Erdogan dan kecendurungan pemimpin Turki itu menjalankan politik otokrasi.

sumber: ACN

No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.
loading...
loading...