Booking.com
Breaking News
recent

Subhanallah...!! Dicopot Jadi Menteri, Arcandra Malah Banjir Undangan Ceramah di Masjid

BeritaIndependent.Com | Usai diberhentikan oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri ESDM, Acandra Tahar malah kebanjiran ceramah. Mungkin, ini jalan tuhan Arcandra atas petunjuk yang maha kuasa.

Kemarin, Arcandra muncul di Masjid Al Azhar Kebayoran Baru. Dia yang mengenakan batik memberikan tausiyah kepada jamaah setelah menunaikan shalat duhur bersama.

Memberikan tausiyah bisa jadi bukan perkara sulit baginya. Sebab, sosok yang dikenal cerdas di bidang offshore engineering itu merupakan guru ngaji di Amerika Serikat. Itulah kenapa, dia sangat fasih dalam membaca ayat suci Alquran. Apa yang dia sampaikan juga mengutip banyak ayat.

Terkait status warga negaranya yang belum jelas.  Arcandra Tahar lebih banyak diam ketika ditanya perihal yang satu ini. Toh kenyataannya dia tak berhenti membagi ilmu antar sesama.

Dalam sepekan ini, Beberapa kali dia terlihat memberikan kultum di masjid seperti yang dilakukannya kemarin Maghrib, di masjid Sunda Kelapa, Jakarta. Beberapa undangan yang meminta dia hadir sebagai pembicara juga beredar.

"Saya hanya diundang untuk shalat di sini,’’ katanya merendah, padahal aktivitasnya lebih banyak di masjid. Selebihnya, dia tidak mau berbicara lagi. Termasuk rumor yang menyebut dia segera mendapat status WNI dan kemungkinan diangkat lagi menjadi pejabat negara.

Saat memberikan kultum, Arcandra sempat menyinggung alasannya untuk pulang dari Amerika selama 20 tahun. Kepada jamaah salat Maghrib, dia mengatakan tidak mau mencari musuh,

’’Saya ke sini mencari sahabat, saudara, kakak, adik, dan orang tua. Apalah arti pulang kalau mencari musuh. Semoga aku mendapat ridhoMu dan bisa menerima apapun keputusanMu ya Allah,’’ katanya lantas diamini jamaah. (JP/Umi Khalsum)

No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.