Breaking News
recent

{Sakitnya Tuh Disini...} Dicopot Jadi Jubir Demokrat, Ruhut Salahkan Amir Syamsuddin

BeritaIndependent.Com | Jabatan Ruhut Sitompul sebagai Koordinator juru bicara Partai Demokrat akhirnya resmi  dicopot oleh DPP Partai Demokrat.

Ihwal pencopotan Ruhut ini dibenarkan oleh Wakil Ketua Fraksi Demokrat Didik Mukrianto. Keputusan itu, kata Didik, ditetapkan pada Minggu (21/8/2016) kemarin, yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Bang Ruhut sebelumnya, Jubir Demokrat. Nah sekarang dia hanya Ketua Departemen Polhukam. Ini hanya reposisi dalam struktur DPP," jelas Didik kepada awak media, hari ini.

Sebelumnya, Ruhut mengaku menerima SMS dari SBY. Pesan itu berisi 4 poin. Berikut isi SMS tersebut:

1.Saya mengikuti dinamika perpolitikan dewasa ini dan saya nilai saudara benar-benar tidak mengikuti kebijakan dan garis partai terutama Ketum PD karena pernyataan-pernyataan yang saudara keluarkan tidak mencerminkan posisi PD dan garis saya selaku Ketum PD.

2.Sudah cukup sering saya berikan peringatan terhadap pernyataan saudara, tetapi tidak diindahkan. Terus terang ini sangat merugikan kepentingan PD ke depan.

3.Melalui sistem yang belaku di PD saya mempertimbangkan tindakan yang tepat untuk saudara. Dan untuk sementara saya menonaktifkan kedudukan saudara sebagai koordinator Jubir PD.

4. Untuk diindahkan dan dilaksanakan.

SMS dari SBY yang begitu santun namun tegas ini seperti menohok tajam. Mengambil istilah lagunya Cita Citata, "Sakitnya Tuh Disini..."

Buktinya, tak pakai lama, Bang Poltak Raja Minyak dari Medan ini langsung bereaksi. Atas pencopotannya itu, Ruhut pun lantas menuding  ketidaksukaan Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin sebagai biang keroknya.

Ruhut berdalih, "Waktu Putu tertangkap tangan, gua ini Jurubicara, gua ini anti korupsi. Statemen aku Putu dipecat. Amir Syamsudin Cs marah, bikin pertemuan aku koordinator nggak diundang," papar Ruhut kepada wartawan, pada Senin (22/8).

Selain itu, Ruhut menduga Amir Syamsuddin Cs juga merasa kebakaran jenggot karena kedekatannya dengan Jokowi. Dia merasa curiga memang ada orang-orang di Partai Demokrat yang tak menyukainya. (R)

No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.