Booking.com
Breaking News
recent

Prancis Tutup Masjid Penebar Faham Radikal Salafisme

BeritaIndependent.Com | Pemerintah Prancis menutup sebanyak 20 masjid dan mushola  menyusul tingginya teror yang mengatasnamakan Islam di negara itu.

Menurut otoritas setempat, masjid  yang ditutup dicurigai sebagai tempat menyebarkan faham radikal. Jumlah masjid dan mushola yang akan ditutup diperkirakan akan terus bertambah.

Pemerintah Prancis mensinyalir ada 120 masjid dan mushala di negara itu yang menebar faham radikalisme.

“Tidak ada tempat di Perancis bagi mereka yang tak menghormati prinsip di negeri ini,” ujar Menteri Dalam Negeri Prancis, Bernard Cazeneuve saat berbicara dalam pertemuan para pemimpin lembaga Muslim di Perancis.

Lebih lanjut Bernard Cazeneuve mengatakan, pemerintah terpaksa menutup sejumlah masjid dan mushala dengan alasan kedaruratan, berdasarkan penilaian hukum maupun administratif.

“Ada sekitar 20 masjid yang sidah ditutup dan akan ada lagi penutupan lain,” tambah Caseneuve, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (2/8/2016).

Dikatakan Cazeneuve, ada sekitar 2.500 masjid dan mushala di Perancis. Dari jumlah tersebut, 120 di antaranya sering menebar faham radikal salafisme. Sejak tahun 2012, kata dia, sebanyak 80 orang diusir dari Prancis lantara menangut faham radikal.

(AFP)

No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.
loading...
loading...