Booking.com
Breaking News
recent

Internal Golkar Bergejolak, Ahok: Ya Sudah, Nggak Ikut Pilkada

BeritaIndependent.Com | Isu adanya gejolak dalam internal Partai Golkar terus menyeruak. Beredar kabar, beberapa petinggi Golkar utak atik akan mencabut dukungan terhadap petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menyusul makin maraknya penolakan terhadap Ahok.

Kabar ini rupanya sampai juga kepada Ahok. Namun demikian Ahok tak ambil pusing.

Ahok menilai Golkar telah berkomitmen bersama dua partai lain, yakni Nasdem dan Hanura untuk mengusungnya. Sedangkan bila ada persoalan penolakan terhadap dirinya, Ahok menilai hal itu hak kader partai tersebut.

“Terserah dia setuju nggak setuju. Yang pentingkan dia (Golkar) sudah putuskan (mendukung),” kata Ahok kepada awak media di Balaikota, hari ini, Rabu (10/8).

Ahok yakin tiga partai pengusung akan tetap membawanya pada pertarungan Pilkada DKI Jakarta 2017. Jika nantinya salah satu partai membelot di tengah jalan, ia pasrah tak ikut dalam pemilihan PILKADA DKI.

Kalau benar-benar ada yang membelot, Ahok bilang begini: “Ya sudah, nggak ikut (Pilkada). Temen Ahok sudah lewat. Andalan kita kan Temen Ahok. Saya dan Teman Ahok menaruh kepercayaan kepada parpol. Kalau ternyata mereka mengingkari, berarti kita sial, ditipu partai,” jawabnya ketika ditanya wartawan.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Ketua DPD PDIP DKI Jakarta, Bambang DH menyebut dukungan Partai Golkar, Hanura, dan NasDem kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih bisa berubah.

"Kalau satu partai dari pendukung Ahok ikut kami, gimana? Bisa maju enggak dia (Ahok,-red)?" ujarnya saat ditemui di Restoran Bunga Rampai, Jakarta, Senin (8/8/2016) lalu.

Baca Juga: Nasib Ahok Diujung Tanduk, PDIP: Bila 1 Partai Pendukung Membelot Basuki Tamat

1 comment:

  1. Your article is very interesting, very up to do.
    I await your next article
    poin4d

    ReplyDelete

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.