Booking.com
Breaking News
recent

Duel Maut Muhaimin vs Nusron Wahid Bikin Suara NU Pecah di Pilkada DKI

BeritaIndependent.Com | Warga NU di Jakarta kemarin disuguhkan dua tontonan yang bikin gerah. Ambisi para petinggi NU yang mengusung para kandidat guna memenangi pada kontes Pilkada DKI Jakarta menyebabkan suara nahdliyin NU tak lagi bulat. Duel maut antara Muhaimin Iskandar (PKB - Gusdurian) dan Nusron Wahid (Ansor) hanya menambah marwah politik Jakarta makin panas.

Seperti diketahui, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi mendeklarasikan dukungannya kepada Sandiaga S Uno sebagai calon gubernur pada Pilkada DKI Jakarta 2017.
Deklarasi tersebut dilangsungkan di Pondok Pesantren Al-Qudwah Al-Muquddasah, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (25/8/2016) sore.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kami (PKB) nyatakan Sandiaga Uno sebagai cagub DKI Jakarta tahun 2017-2022," kata Humas Desk Pilkada DPW PKB DKI, Jakarta, Ahmad Muslim.

Dalam deklarasi itu, PKB juga menginstruksikan kadernya dari tingkat paling bawah hingga pusat untuk bergerak bersama mendukung Sandiaga Uno agar pemimpin Jakarta menjadi lebih baik, santun, aspiratif dan humanis.

PKB yang dikomandani oleh Muhaimin Iskandar ini merupakan satu-satunya partai yang berbasis massa warga NU. Pendiri partai PKB Gus Dur memiliki pendukung militan yang tergabung dalam Gusdurian.

Tak ingin kalah dengan PKB yang menggelar deklarasi dukung Sandiaga, Ketua Tim Pemenangan Ahok, Nusron Wahid diwaktu bersamaan juga menggelar acara tandingan yang dikemas dalam "khataman Alquran dan pembacaan Manaqib Syekh Abdul Qodir Jaelani". Bedanya, acara ini hanya diikuti oleh puluhan orang saja.

Dalam acara itu, Nusron meresmikan rumah di Jalan Lembang 25-27, Menteng, Jakarta Pusat, sebagai posko pemenangan.

"Ini dari upaya kita memohon rida Allah SWT agar pemanfaatan rumah ini berkah," kata Nusron saat menyampaikan sambutan.

Nusron mengakui mengelar acara ini untuk mengawali tugas beratnya, setelah mendapat amanah sebagai Ketua Tim Pemenangan Ahok di Pilgub DKI Jakarta. (R)

No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.
loading...
loading...