Booking.com
Breaking News
recent

Tokoh Papua: Pemimpin yang Mulutnya Kotor Menunjukkan Kepribadianya Sangat Buruk

BeritaIndependent.Com | Presiden Al-Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) Fadlan R Garamatan mengatakan sosok pemimpin yang mulutnya kotor menunjukkan kepribadianya sangat buruk. Karena itu, Fadlan berharap agar DKI sebagai Ibu Kota NKRI Gubernurnya wajib muslim. Harus ada  UU khusus untuk mewakili umat islam mayoritas.

Tokoh kharismatik pedalaman Nuu Waar, Papua ini menyampaiakn hal tersebut melalui akun twiternya ‏@fadlannuuwaar yang dikutip Berita Independent, sesaat yang lalu.

Lebih lanjut Fadlan menegaskan, Pemimpin yg mulutnya kotor menunjukkan arogansi, keangkuhan, dan menyembunyikan kebobrokan, kejahatan
Pemimpin yang tidak bisa menjaga mulut, merawat mulut bagaimana bisa membangun jakarta

Jangan pilih pemimpin yang tidak bisa menjaga mulutnya, sehingga selalu kotor kata katanya

Saatnya umat islam jakarta merapatkan barisan jihad memilih pemimpin sesuai al Quran dan as Sunah
Pada kicauannya itu Fadlan juga menegaskan: 
Saat ini NKRI dibangun dengan bara api, balas dendam, dan kebencian sehingga hasilnya Kejahatan kepda NKRI didiamkan

Jangan berharap keadilan di NKRI dari penghianat bangsa sendiri apalagi dari asing atau aseng

Golput orang islam atau tidak memilih berarti memberi kemenangan dan peluang untuk kafir

Memilih sesuai alquran adalah merawat iman, islam, aqidah tauhid bukan berarti umat islam membangun kebencian

Memilih pemimpin itu ibadah maka pilihlah sesuai Alquran agar terjaga ibadah

Memilih pemimpin beraqidah islam berarti telah terjaga fitra dan sunatullah selamatlah dari kedzoliman

Jika ada umat islam memilih pemimpin tidak sesuai pada quran, ia telah mendzolimi dirinya sendiri
Anisa Hapsari / sumber: Twitter

No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.