Booking.com
Breaking News
recent

Soal Dugaan Korupsi RS Sumber Waras, Komtak: Presiden Jokowi Tidak Bela Ahok

BeritaIndependent.Com | Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak) Lieus Shungkarisma meyakini jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan membela Basuki Tjahaja Purnama. Khususnya, terkait sejumlah kasus yang diduga menjerat gubernur DKI Jakarta yang akrab disapa Ahok itu.

"Saya tidak yakin Jokowi di belakang Ahok," kata Lieus kepada wartawan, Rabu (13/7).

Hal itu dikatakannya menanggapi potensi perlindungan dan penyelamatan Ahok dari dugaan korupsi karena ada perlindungan dari Jokowi. Bahkan, Lieus juga sempat memberi masukan kepada salah satu teman seperjuangannya Ratna Sarumpaet.

Menurutnya, Ratna ikut memprotes kepemimpinan Jokowi terkait indikasi memberi perlindungan atas dugaan keterlibatan Ahok dalam beberapa kasus hukum.

"Makanya, saya bilang sudahlah bu (Ratna), lawan Ahok saja kita belum benar nih. Biarkan Jokowi dulu, fokus saja di Jakarta," ungkap Lieus.

Lieus menilai, jika Ratna fokus mengkritik Jokowi maka pengawasan terhadap Ahok berpotensi melonggar.

"Saya ngomong, kita jangan ngomong revolusi dulu. Ahok saja kita tidak bisa selesaikan bagaimana," pungkas Lieus.

Seperti diketahui, Ahok berpotensi terlibat sejumlah kasus hukum yang sedang berproses di Komisi Pemberantasan korupsi (KPK). Seperti, dugaan suap pembahasan raperda reklamasi Teluk Jakarta, pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras, serta pembelian lahan Rumah Susun Cengkareng Barat.

Sumber: RMOL

1 comment:

  1. I think your blog is very nice and thanks for your blog, if no objection to your blog just to always update it
    dewa poker

    ReplyDelete

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.
loading...
loading...