Booking.com
Breaking News
recent

Selain Santoso, Satgas Tinombala Berhasil Tangkap 6 Terduga Teroris

BeritaIndependent.Com | Kapolri Tito Karnavian direncanakan akan memberikan pernyataan pers di Palu, Rabu (20/7) besok terkait tewasnya teroris Santoso. Kapolri akan menjelaskan secara detail soal pengejaran kelompok Santoso hingga Santoso tewas.

Sementara pasca tewasnya Santoso, Satuan Tugas Tinombala  yang terdiri dari anggota TNI dan Polri berhasil melumpuhkan dua terduga teroris dalam kontak tembak yang terjadi di wilayah Kuala Tam Barana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Sulawesi Tengah, pada Senin (18-07). Salah satu yang meninggal adalah Santoso, gembong Teroris yang selama ini paling diburu.

Demikian dikatakan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Drs Boy Rafli Amar, MH pada jumpa pers di Aula Divisi Humas Polri, Selasa (19/7).

“Dari kontak tembak selama Operasi Tahun 2016, sudah 11 yang tewas dari kelompok Santoso,” ungkap Boy.

Berikut nama-nama Kelompok Santoso yang telah meninggal:

1. Soleh alias Rudi (15Januari)
2. Faruq Uighur (15 Januari)
3. Abdul Azis Uighur (15 Januari)
4. Yazid Tewas (15 Januari)
5. Sukarmin (9 Februari)
6. Farhan (9 Februari)
7. Dodo (9 Februari)
8. Anto alias Tiger (23 Maret)
9. Joko Uighur (23 Maret)
10. Firman alias Anco (24Mei)
11. Musab Uighur (24 Mei)

Sedangkan Satgas Tinombala berhasil menangkap hidup Kelompok Santoso sebanyak 6 orang. Mereka adalah:

1. Jailani alias Jae (12 Februari)
2. Musa alias Saad (22 Maret)
3. Ibad (15 April)
4. Fagih alias Son (15 April)
5. Agil alias Ichsan (25 April )
6. Samil alias Nunung (16 Juni )

Dan ini nama-mana Kelompok Santoso yang menyerahkan diri:

1. Moh Ofan Fatlun alias Topan (27 April)
2. Suwardi
3. Suhendar.

Hingga berita ini diturunkan, polisi belum mengungkapkan bagian tubuh mana Santoso terkena tembakan. Polisi hingga saat ini belum menjelaskan detail berapa tembakan yang mengenai tubuh Santoso.

Namun demikian Polisi berkeyakinan bahwa satu dari dua jenazah yang tewas ditembak tim Satgas Tinombala, adalah gembong teroris Mujahidin wilayah Indonesia Timur, yakni Santoso alias Abu Wardah.

Kepastian ini disampaikan Kepala Satgas Operasi Tinombala, Kombes Pol Leo Bona Lubis di RS Bhayangkara, Palu, Sulawesi Selatan, Selasa (19/7).

Leo Bona Lubis mengatakan, ciri-ciri yang ada di jenazah mirip seperti yang dimiliki Santoso. Di antaranya ada tahi lalat di dahi, berambut panjang, dan berjenggot.

Leo menyebutkan, petugas baru selesai melakukan identifikasi luar dengan ciri-ciri yang pasti, sehingga petugas menyimpulkan bahwa dua jenazah yang tewas ditembak tim Satgas Tinombala di pegunungan Biru di Tambarana, Poso, Senin (18/7/2016) petang kemarin, adalah gembong teroris santoso dan satunya lagi merupakan anggota teroris yang diketahui bernama Mukhtar.

"Untuk lebih meyakinkan lagi, petugas masih akan melakukan identifikasi lain yakni tes DNA dengan memanggil pihak keluarga korban, untuk memastikan korban yang ditembak itu adalah Santoso," katanya. (r/008)







No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.