Booking.com
Breaking News
recent

Sambut 1 Syawal, PITI Ajak Muslim Tionghoa Lengkapi Rukun Islam

H Maksum Pinarto (PITI) 
BeritaIndependent.Com | Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Semarang melalui ketuanya, H Maksum Pinarto mengajak warga muslim Tionghoa, untuk terus melengkapi diri dengan menyempurnakan rukun Islam.

“Itu adalah agenda saya bersama organisasi PITI selama ramadhan. Itu adalah penyadaran untuk saudara-saudara kita yang sudah muslim maupun mereka yang belum masuk Islam,” kata H Maksum Pinarto.

Maksum menyatakan hal itu Selasa (5/7) terkait dengan usainya bulan ramadhan dan menyambut tibanya bulan 1 Syawal 1437 H.

Bagi H Maksum, pendampingan itu perlu dilakukan, karena masih banyak mualaf yang mengikuti jejaknya masuk Islam tapi masih belum melengkapi rukun Islam.

“Tidak cukup hanya melafalkan dua kalimat syahadat saja, tapi rukun islam yang lain, seperti shalat, puasa, berzakat, atau ibadah haji,” kata Maksum yang mengaku masuk Islam sejak 1966, waktu itu PITI bernama Pembina Iman Tauhid.

“Selama ramadhan kemarin saudara-saudara kita yang mualaf rajin bertarawih, tadarus, dan berzakat. Kami juga aktif mendatangi undangan pengajian di pemerintah kota atau provinsi,” kata Maksum.

Maksum Pinarto mengaku, kepadanya banyak orang menyatakan keingannya masuk Islam, “Mereka memang masih baru bertanya bagaimana Islam. Bukan saja dari etnis Tionghoa, tapi juga dari suku-suku lain seperti Batak, Ambon atau NTT. Mereka tinggal di Semarang dan jauh dari keluarga,” kata Maksum.

Menurut Maksum, DPD PITI Jawa Tengah beranggotakan mencapai empat ribuan, “Di Semarang PITI sekitar 400 orang,” tutupnya.

Sumber : SM Network




No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.
loading...
loading...