Booking.com
Breaking News
recent

Jelang Idul Fitri, Polisi Beri "Hadiah" Untuk Dua Pendemo Ahok

BeritaIndependent.Com | Jelang Idul Fitri yang jatuh pada Rabu esok, dua tersangka pengeroyok anggota kepolisian saat terjadi demonstrasi menentang kehadiran Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ketika meresmikan RPTRA di Penjaringan, ditangguhkan penahananya oleh pihak kepolisian.

Kedua tersangka itu masing-masing Izfan Rahman (19) dan Muhtadi (18) seperti mendapat "hadiah" dari kepolisian, karena ditangguhkan proses penahanan setelah adanya jaminan dari koordinator aksi demonstrasi tidak akan melakukan aksi unjuk rasa anarkis baik di wilayah Jakarta Utara maupun wilayah Jakarta lainnya.

Menurut Kapolres Jakarta Utara, Kombes Daniel Bolly Tifaona penangguhan dilakukan setelah mereka (ormas) berjanji tidak akan melakukan tindakan anakis saat demonstrasi. Hal itu dituangkan dalam surat perjanjian.

“Kita lakukan penangguhan bukan karena ada tekanan tapi karena ada komunikasi intensif dengan para koordinator aksi demo tersebut, tapi tidak akan kita hentikan proses hukumnya,” kata Bolly seperti dikutip Pos Kota, pada Selasa (5/7).

Dikatakan, penyidik tidak melakukan pelanggaran hukum karena yang ditahan sudah berusia 19 dan 18 tahun. Bukanlah anak yang di bawah umur, sehingga penahanannya sudah sesuai prosedur.

“Silakan kontra dengan kebijakan Pemprov, tapi jangan anarkis‎, kami dari kepolisian tidak masalah masyarakat demo, tapi saat ada potensi gangguan keamanan kami melakukan pengamanan,” tukas Bolly.

Penangguhan terhadap dua pemuda, sambung Bolly sudah sesuai KUHAP, yakni tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti, serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang melanggar hukum.

Dalam surat yang ditanda tanganinya, Aliansi Masyarakat Jakarta Utara (Amju) berjanji dalam melaksanakan aksi unjuk rasa akan mengedepankan aksi damai dan tertib. Surat tersebut merupakan prasayarat agar dua pemuda itu ditangguhkan penahanannya. ** (Foto :PosKotaNews)



No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.
loading...
loading...