Booking.com
Breaking News
recent

Jamaah Haji Tahun 2016 Wajib Menggunakan gelang pintar

BeritaIndependent.Com | Pemerintah Arab Saudi bakal mewajibkan seluruh jamaah haji memakai gelang pintar tahun ini. Kebijakan itu diambil untuk mencegah terulangnya Tragedi Mina yang menewaskan dua ribu jamaah tahun lalu.

Dalam gelang pintar tersebut terekam data pribadi jamaah, termasuk alamat dan riwayat kesehatannya  Nantinya, gelang-gelang pintar itu menjadi aksesori wajib bagi seluruh jamaah.

Lewat gelang pintar, panitia ibadah tahunan tersebut akan lebih mudah memantau pergerakan para jamaah. Harapannya, keselamatan dan keamanan jamaah juga akan lebih terjamin.

Selain memuat identitas pribadi dan data penting jamaah, gelang pintar itu terhubung dengan sistem GPS. Dengan demikian, panitia bisa mengamati dan melacak pergerakan setiap jamaah.

"Pemerintah akan lebih mudah memberikan layanan ibadah kepada para jemaah lewat bantuan gelang pintar tersebut," terang Arab News dan Saudi Gazette dalam edisinya kemarin (1/7).

Kehadiran gelang pintar itu akan sangat membantu jemaah lanjut usia. Juga, mereka yang berkebutuhan khusus. Setidaknya, panitia haji bisa memberikan perhatian ekstra ataupun prioritas kepada mereka.

Saudi berharap gelang pintar yang dirancang tahan air tersebut akan membuat ibadah lebih lancar. Selain itu, keamanan dan kenyamanan para jemaah juga bakal lebih terjamin.

Untuk menunjang ibadah para jamaah, gelang pintar itu juga dilengkapi dengan panduan shalat. Pada jam-jam tertentu, gelang pintar tersebut akan memberikan tanda kepada jamaah. Dengan begitu, para jamaah bisa menjalankan ibadah tepat waktu. Lantaran jamaah haji itu berasal dari berbagai negara, gelang pintar juga memiliki fitur beberapa bahasa non-Arab.

Menteri Dalam Negeri Arab Saudi Muhammad bin Nayef mengungkapkan bahwa otoritas negerinya tidak mau insiden desak-desakan yang mencoreng nama pemerintah terjadi lagi.

Apalagi, insiden tahun lalu tersebut sempat membuat hubungan dengan Iran, negara seteru yang warganya banyak menjadi korban, retak.

Karena itu, menteri yang juga putra mahkota tersebut meminta panitia berbenah diri dan melakukan langkah-langkah antisipasi untuk menjamin keselamatan para jamaah.

September lalu ribuan jamaah haji yang sedang antre menuju tempat melempar jumrah terlibat dalam kekacauan. Mereka berdesak-desakan, saling dorong, dan saling tabrak di tengah suhu panas Saudi.

Sedikitnya 2.070 jamaah meninggal dunia dalam insiden tersebut. Sebagian besar korban terinjak rekan-rekan mereka sendiri. Sebagian yang lain kehabisan napas karena terjebak di antara massa yang panik.

Tiap tahun lebih dari dua juta muslim dari seluruh dunia menunaikan ibadah haji ke Kota Makkah. Insiden desak-desakan beberapa kali terjadi dalam ritual tahunan tersebut. Korbannya pun selalu banyak.

Karena itu, pemerintah Saudi dituntut menyediakan fasilitas yang lebih memadai dan keamanan yang lebih baik. Selain gelang pintar, tahun ini Saudi memasang 800 kamera pengawas tambahan di kota kelahiran Nabi Muhammad SAW itu. (AFP/Reuters/JPNN)

No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.
loading...
loading...