Booking.com
Breaking News
recent

H Helmy Faishal: NU Berkepentingan dengan Kondisi Keamanan di Turki

BeritaIndependent.Com | Sekjen PBNU H Helmy Faishal Zaini menyatakan keprihatinannya atas terjadinya krisis politik di Turki akhir-akhir ini,  mengingat bahwa negara tersebut merupakan salah satu pusat peradaban Islam di dunia.

“Kami prihatin dan sedih dengan adanya ketidakpastian tersebut tanpa berpretensi siapa yang berkuasa. Jangan sampai Turki mengalami nasib seperti Mesir,“ katanya dalam  diskusi Taswirul Afkar, dengan tema Kudeta Turki, Transisi atau Konspirasi yang berlangsung di perpustakaan Gedung PBNU, pada Senin (18/7).

Nahdlatul Ulama, katanya, sangat berkepentingan terhadap kondisi keamanan di Turki mengingat di negeri yang berada di dua benua ini, Asia dan Eropa, banyak tersimpan artefak-artefak penting sejarah perkembangan Islam seperti stempel yang digunakan Rasulullah, rambut Rasulullah, dan benda-benda bersejarah yang tak ternilai harganya yang tersimpan di berbagai museum.

"Pergantian kekuasaan, bisa saja menyebabkan benda-benda tersebut dihancurkan sebagaimana yang terjadi di Saudi Arabia yang musnah, mayoritas adalah benda-benda bersejarah," katanya.

Helmy berharap krisis politik di Turki tidak menyebabkan negara tersebut mengalami hal yang sama dengan Mesir yang sebelumnya ramai dikunjungi wisatawan kemudian menjadi sepi.

“Jangan sampai Turki mengalami krisis dan akhirnya menjadi negara gagal," imbuhnya.*

No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.