Booking.com
Breaking News
recent

dr.Agus Taufiqurahman: Rumah Sakit Muhammadiyah Bebas Vaksin Palsu

BeritaIndependent.Com | "Alhamdulillah, Rumah Sakit Muhammadiyah Bebas Vaksin Palsu," Demikian hal tersebut disampaikan Ketua PP Muhammadiyah Bidang Kesehatan, dr. Agus Taufiqurahman, guna mengklarifikasi sejumlah pertanyaan yang diterima RS Muhammadiyah menyusul maraknya vaksin palsu di tanah air.

Agus memastikan  bahwa Amal Usaha Kesehatan milik Muhammadiyah, baik klinik maupun rumah sakit, terbebas dari vaksin palsu.

Seperti tersiar sebelumnya, hasil penyelidikan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan beberapa nama rumah sakit dan klinik diduga terindikasi memakai vaksin palsu ini. Tercatat ada 37 rumah dan klinik disebut memakai vaksin ini.

“Alhamdulillah, tidak ada amal usaha kesehatan muhammadiyah yang menjadi korban vaksin palsu,” katanya seperti disitat laman Muhammadiyah, sesaat yang lalu.

Dia menambahkan, “Insya Allah pelayanan vaksinasi yang dilakukan rumah sakit Muhammadiyah, hasil pemantauan saat ini menggunakan vaksin resmi yang telah memenuhi standarisasi dari kementerian kesehatan republik Indonesia,” imbuhnya.

Menurut Dokter spesialis saraf ini, kasus vaksin palsu menjadikan RS Muhammadiyah lebih care dan harus semakin hati-hati.

"Bagi Muhammadiyah, yang biasa mematuhi aturan pelayanan kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah, Insya Allah menjadi kehati-jatian kita dalam belanja farmasi atau kebutuhan rumah sakit," katanya.

Ke depan rumah sakit Muhammadiyah akan terus meningkatkan pelayanan, sehingga ke depan semakin banyak rumah sakit Muhammadiyah yang mendapatkan akreditasi paripurna. “Sekarang sudah lebih dari  enam rumah sakit Muhammadiyah yang mendapat akreditasi paripurna, akan segera menyusul rumah sakit yang lain.”, ujarnya.

Agus Taufiqurrohman berharap, pada prinsipnya Rumah sakit muhammadiyah insya Allah menjadi rumah sakit yang berkemajuan, rumah sakit unggul dan Islami.


Editor    : Umi Khalsum
Sumber : Muhammadiyah.or.id

1 comment:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.