Booking.com
Breaking News
recent

Djarot Larang Takbir Keliling, GMJ: Lebaran Bukannya Saling Bermaafan, Malah Cari Musuh!

BeritaIndependent.Com | Himbauan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat agar warga Jakarta tak melakukan takbir keliling berbuntut panjang. Sejumlah tokoh islam mengkritik pedas pernyatan Djarot itu sebagai bentuk intoleransi, pasalnya menyambut kemenangan dengan bertakbir pada malam Idul Fitri adalah bagian dari upaya melestarikan tradisi Muslim di Nusantara.

Adalah Ketua Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) KH Fachrurrozi Ishaq yang secara tegas menolak himbauan itu. Menurutnya, takbiran merupakan salah satu upaya mensyiarkan ajaran Islam dan syiar Islam itu tidak boleh dilarang.

Baca Juga: Melarang Takbiran Bentuk Intoleransi, FPI Tetap Gelar Takbir Keliling

"Heran saya, ini mau Lebaran bukannya saling bermaafan, malah cari musuh. Motifnya apa? Nggak ngerti saya," komentar Fachrurrozi menanggapi penyataan itu, hari ini, Minggu (3/7)

Dengan adanya himbauan dan larangan itu, menurut Fachrurrozi, membuktikan virus islamophobia melanda para pejabat. Larangan itu telah menunjukkan gelagat anti islam.

"Saya sangat prihatin terjadi pelarangan syiar Islam di daerah yang mayoritas muslim," imbuhnya.

Terkait penilaian takbiran itu bisa membuat keributan, maka itu sudah menjadi tugas pemerintah yang harus mengamankan.

"Harus diingat, bahwa pejabat itu digaji dari uang rakyat, jadi harusnya mengamankan acara rakyat, bukannya melarang," pungkasnya.

Editor: Umi Khalsum / JITU


No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.