Booking.com
Breaking News
recent

Tolak Paham PKI, Muhammadiyah: Islam Mengajarkan Semua Manusia Bertuhan

BeritaIndependent.Com | Ormas islam terbesar Muhammadiyah secara tegas menolak segala bentuk gerakan terkait ajaran dan paham komunis di Indonesia, termasuk maraknya peredaran atribut palu arit sebagai icon gerakan PKI.

Penegasan itu disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Yunaar Ilyas di Balai Kartini, Jakarta Selatan, pada Kamis (2/6).

Muhammadiyah, katanya, menolak keras keberadaan Partai Komunis Indonesia (PKI). Ia menilai, partai berlambang palu-arit itu bertentangan dengan agama, terlebih islam yang percaya kepada Tuhan.

“Pandangan Muhammadiyah tentang komunis enggak usah diskusikan lagi, pasti menolak. PKI bertentangan dengan agama, mereka anti-Tuhan. Islam mengajarkan semua manusia bertuhan,” ujar Yunahar

Yunahar menganggap komunis sudah menjadi musuh semua agama. Pasalnya bagi kader PKI, mereka akan mengorbankan segala cara demi tujuan partai yang sempat besar di era Presiden Soekarno itu.

“Kalau sudah anti-Tuhan pasti anti-kemanusian. Sejarah menyebutkan, bagi PKI tidak masalah menumpahkan darah, yang menjadi persoalan mereka menghalalkan segala cara. Kalau perlu adu domba, fitnah, berbohong, apa pun dihalalkan untuk mencapai tujuan,” ungkapnya.

Menurut dia, pemahaman yang disebarluaskan PKI berbeda dengan islam. Seperti halnya soal ekonomi yang dinilai PKI harus sama rata. Dalam islam, lanjut Yunahar, setiap individu boleh mencari harta sebanyak-banyaknya. Namun, tujuan harta ialah untuk keluarga dan agamanya.

“Mereka tawarkan dalam ekonomi terlihat indah. Padahal, pada sengsara semua karena satu untuk semua, semua untuk satu. Semua untuk negara tidak ada hak individu. Komunis orang kaya jadi musuh dan terjadi pertentangan. Dalam islam ada yang sukarela ada yang wajib. Selalu dijaga hak individu dan masyarakat,” tandasnya.

Editor : Umi Khalsum
Sumber : SangPencerah


No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.
loading...
loading...