Booking.com
Breaking News
recent

Temen Ahok Dilanda Puting Beliung, Ahmad Dhani: Doa Rakyat yang Digusur dan di Dzolimi Itu di Dengar Allah...

BeritaIndependent.Com | Artis papan atas, Ahmad Dhani tampak serius memperhatikan gonjang ganjing yang kini menerpa 2 institusi penting negeri ini, BPK dan KPK. Terbukti, ia pun menjajaki respon publik tentang perkembangan terkini menyangkut kasus RS Sumber Waras, Reklamasi Pantai Utara dan dugaan Korupsi atas penanganan dua lembaga itu dengan mengadakan polling di akun twitternya.

Kepada Follower nya yang mencapai 1,76 Juta itu, Dhani menyampaikan pertanyaan: Enaknya BPK apa KPK yang dibubarkan? Jawaban yang diberikan Followernya pun membuat Dhani puas. Dari 3.559 pemilih ternyata memvote KPK 61 % dan BPK 39 % (jam 19.04/23/6/2016). Artinya, KPK harus lebih serius mengungkap kasus ini.

Merasa perjuangannya yang gigih itu mendapat dukungan publik, Ahmad Dhani melalui akun ‏@AHMADDHANIPRAST berkicau tentang perasaan geramnya kepada pendukung Ahok.

"Teman Ahok mau jdkan NKRI demokrasi Liberal sperti Amerika?...Lawan Ahok mau kembali ke UUD 45...kalo iya...perang yuk. XXXXXXX", kicaunya.

Terkait pengakuan mantan pegiat Teman Ahok, Paulus Romindo yang mengungkap beberapa modus memanipulasi kartu tanda penduduk (KTP) yang dilakukan para pendukung Basuki T Purnama untuk bisa maju di pilkada DKI Jakarta melalui jalur independen dengan cara tidak terpuji, suami Mulan Jamila ini enggan banyak komentar.

"Doa rakyat yang digusur dan di dzolimi itu di dengar Allah. Azzab Allah itu maha pedih,"

(Dul/Al/R)

No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.