Booking.com
Breaking News
recent

Subhanallah ! Jelang Malam Lailatul Qadar Langit Masjidil Haram Bercahaya

Malam Lailatul qodar merupakan rahasia Allah SWT. Untuk itu dianjurkan agar setiap muslim mencarinya di sepuluh malam terakhir, sebagaimana sabda Rasulullah saw, "Carilah dia (lailatul qodr) pada sepuluh malam terakhir di malam-malam ganjil,” (HR. Bukhori Muslim).

Dari Abu Said bahwa Nabi saw menemui mereka pada pagi kedua puluh, lalu beliau berkhotbah. Dalam khutbahnya beliau saw bersabda, "Sungguh aku diperlihatkan Lailatul qodar, kemudian aku dilupakan atau lupa maka carilah ia di sepuluh malam terakhir, pada malam-malam ganjil," (Muttafaq Alaihi)
Pencarian lebih ditekankan pada tujuh malam terakhir bulan Ramadhan sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhori Muslim dari Ibnu Umar bahwa beberapa orang dari sahabat Rasulullah saw bermimpi tentang Lailatul Qodar di tujuh malam terakhir.

Menanggapi mimpi itu, Rasulullah saw bersabda, "Aku melihat mimpi kalian bertemu pada tujuh malam terakhir. Karena itu barangsiapa hendak mencarinya maka hendaklah ia mencari pada tujuh malam terakhir,"

Dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah saw bersabda, "Carilah ia di sepuluh malam terakhir. Jika salah seorang kalian lemah atau tidak mampu maka janganlah ia dikalahkan di tujuh malam terakhir.” (HR. Muslim, Ahmad dan Ath Thayalisi)

Malam-malam ganjil yang dimaksud dalam hadits diatas adalah malam ke- 21, 23, 25, 27 dan 29. Bila masuknya Ramadhan berbeda-beda dari berbagai negara sebagaimana sering kita saksikan maka malam-malam ganjil di beberapa negara menjadi malam-malam genap di sebagian negara lainnya sehingga untuk lebih berhati-hati maka carilah Lailatul Qodar di setiap malam pada sepuluh malam terakhir.

Begitu pula dengan daerah-daerah yang hanya berbeda jamnya saja maka ia pun tidak akan terlewatkan dari lailatul qodar karena lailatul qodar ini bersifat umum mengenai semua negeri dan terjadi sepanjang malam hingga terbit fajar di setiap negeri-negeri itu.

Karena tidak ada yang mengetahui kapan jatuhnya lailatul qodar itu kecuali Allah SWT maka cara yang terbaik untuk menggapainya adalah beritikaf di sepuluh malam terakhir sebagaimana pernah dilakukan oleh Rasulullah saw dan para sahabatnya.

Bagi umat islam, malam Lailatul Qadar adalah malam yang paling diburu dan dinantikan. Banyak yang berharap bisa berjumpa dengan malam yang datang pada saat-saat tertentu saja di bulan Ramadhan.

Malam itu memang istimewa. Dalam Alquran disebut malam itu lebih baik dari seribu bulan. Doa yang dipanjatkan pada malam itu akan dikabulkan. Sehingga tak heran banyak Muslim yang berlomba mencari Lailatul Qadar.

Namun, kapan Lailatul Qadar datang. Tak ada yang tahu pasti. Tapi Nabi Muhammad dalam sejumlah riwayat memberikan tanda-tanda datangnya Lailatul Qadar, diantaranya udara dan suasana pagi yang tenang, matahari cerah tapi tidak panas, udara terasa tenang, bulan terlihat separuh dan hari ganjil.

Lantas adakah penjelasan dari sisi sains untuk melihat tanda-tanda datangnya malam Lailatul Qadar?

Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin, susah untuk menemukan ciri-ciri dari terjadinya malam Lailatul Qadar. Apalagi jika dikaitkan dengan sisi sains untuk melihat pertanda itu dari alam.

Terkait hal ini, Surat kabar Qatar Al Watan mengunggah sebuah video yang menggambarkan keagungan Masjidil Haram jika dilihat dari langit di malam hari.

Video yang direkam oleh seorang pilot pesawat penumpang itu memperlihatkan Masjidil Haram bagaikan setitik cahaya putih yang bersinar di antara sekelilingnya yang gelap.

Dalam laporannya, seperti dilansir dari dream.co.id, Senin (20/6) malam, koran berbahasa Arab itu menyebutkan keindahan Masjidil Haram di Mekah berhasil diabadikan melalui video oleh pilot pesawat saat dia terbang di atas kota suci itu.

"Video itu menunjukkan Masjidil Haram seperti setitik cahaya dalam kegelapan," kata surat kabar itu. Lihat videonya...Subhanallah  (Rel/R/Dea)

















No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.
loading...
loading...