Booking.com
Breaking News
recent

Junimart: Ahok Tidak Boleh Berada di Lingkaran Orang yang Salah

BeritaIndependent.Com | Anggota DPR RI Junimart Girsang menegaskan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak boleh berada di lingkaran atau kelompok orang yang salah.

"Saya harus kawal, Ahok tidak boleh dalam lingkaran yang dia tidak tahu," kata Junimart dalam diskusi hukum di Indonesia Lawyers Club (ILC) yang ditayangkan secara langsung oleh TV One, Selasa (21/6/2016) malam.

Politisi PDIP ini menegaskan bahwa dalam hitungan 14 jam ke depan akan ada berita baru dari kalangan Teman Ahok soal dana Rp30 miliar yang kini menghebohkan jagad politik tanah air.

Hal menarik lainnya dari apa yang disampainnya pada kesempatan itu adalah ketika dia mengaku menggelar RDP dan raker dengan KPK. Pada saat itu Junimart bertanya langsung kepada KPK tentang dugaan penerimaan uang 30 miliar itu.

"Saya minta kepada KPK apakah sudah pernah melakukan kajian, sudah pernah melakukan penulusuran terhadap informasi ini. Ternyata sudah pernah pada akhir April," jelasnya.

Sementara Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan lembaganya akan menyelidiki dugaan aliran Rp 30 miliar ke Teman Ahok, organisasi relawan pendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Menurut Agus, ia akan menandatangani surat perintah penyelidikan terkait dugaan aliran dana ke Teman Ahok itu dalam waktu dekat.

"Mungkin baru akan saya tanda tangani besok (Rabu) atau lusa (Kamis)," kata Agus di Jakarta, pada Selasa.

Pernyataan Agus itu muncul bersamaan dengan pemeriksaan terhadap anak bos Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan, Richard Halim Kusuma, untuk dimintai keterangan ihwal kasus suap rancangan peraturan daerah reklamasi Jakarta.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pemeriksaan Richad diduga terkait aliran dana ke Teman Ahok. Namun Agus enggan mengomentari informasi itu dengan rinci. Pihaknya menyerahkan kepada penyidik untuk menangani kasus suap reklamasi yang menyeret Mohamad Sanusi, eks Ketua Komisi D DPRD DKI sebagai tersangka. *(


No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.
loading...
loading...