Booking.com
Breaking News
recent

Habib Rizieq: Jika KPK Lebay, Maka Umat Wajib Bangkit Berjihad

BeritaIndependent.Com | Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab mengaku prihatin dengan langkah dan sikap KPK yang lebay dalam menangani sejumlah kasus mega skandal korupsi terkait RS Sumber Waras dan reklamasi Pantai utara. Bahkan, petinggi FPI ini mendorong KPK untuk "melek" dan membongkar kasus tersebut, Habib pun merilis ada 5 indikator dugaan korupsi yang melibatkan Ahok.

Habib secara tegas mengatakan bahwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok adalah seorang koruptor tulen. "Ahok Koruptor Tulen..!!!" tulis Habib Rizieq dalam akun Facebooknya.

Lebih jauh Habib menyatakan, "Jika Pejabat dan Penjahat sudah Kolaborasi Ma'siat, maka umat harus bangkit Berjihad," tulisnya.

Berikut pernyataan Habib yang diposting dalam akun FB-nya.

AHOK KORUPTOR TULEN ... !!!

1. LAPORAN RESMI BPK bahwa Ahok telah rugikan Negara sebesar Rp.1,8 Trilyun, salah satunya Kasus Sumber Waras senilai Rp.191,3 Milyar.

2. PUTUSAN RESMI ANGKET DPRD DKI JAKARTA bahwa Ahok terbukti telah melanggar UU Pengelolaan Keuangan Daerah.

3. PENGAKUAN AHOK DAN TIM TEMAN AHOK bahwa mereka telah terima Bantuan Pengusaha sebesar Rp.4,5 Milyar untuk kepentingan Kampanye Politik Ahok. Ini dalam UU disebut sebagai Korupsi jenis GRATIFIKASI, karena "pejabat" terima bantuan untuk kepentingan "pribadi". Itu jumlah yang sudah diakui, disana masih banyak lagi jumlah yang harus ditelusuri.

4. PENGAKUAN AHOK bahwa dia terima Dana Bantuan Pengusaha Pengelola Reklamasi Teluk Jakarta sebesar Rp. 6 Milyar utk Penggusuran Penjaringan, sehingga patut diduga sebagai KORUPSI BARTER Penggusuran dengan Perizinan Reklamasi.

5. SK AHOK tentang Larangan Qurban ternyata hanya untuk monopoli perdagangan dan penyembelihan Hewan Qurban di RPH Cakung yang bernilai "trilyunan rupiah" bagi perusahaan yang sudah "ditunjuk langsung" oleh Ahok.

Inilah LIMA MEGA SKANDAL KORUPSI AHOK yang wajib diperiksa dan didalami serta diusut oleh KPK dan Kepolisian serta Kejaksaan.

FB: Habib Rizieq



No comments:

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Powered by Blogger.